Kanada Beri Insentif Rp 9 Juta kepada Pekerja Terdampak COVID-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menghadiri konferensi pers di Rideau Cottage di Ottawa, Ontario, Kanada 18 Maret 2020. [REUTERS / Blair Gable]

    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menghadiri konferensi pers di Rideau Cottage di Ottawa, Ontario, Kanada 18 Maret 2020. [REUTERS / Blair Gable]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pemerintahnya akan memberikan CAD$ 27 miliar atau Rp 291 triliun dukungan langsung kepada keluarga dan bisnis yang terkena dampak COVID-19.

    Pengumuman Trudeau pada Rabu adalah langkah terbesarnya untuk memerangi dampak ekonomi dari virus yang menyebar cepat, yang telah menginfeksi sekitar 700 orang Kanada di 10 provinsi, dan menewaskan sembilan orang.

    Kanada dan Amerika Serikat juga menutup perbatasan bersama mereka yang luas pada hari Rabu untuk perjalanan yang tidak penting.

    Namun, paket bantuan tidak banyak membantu meredakan investor. Pasar saham utama Kanada turun 6% dan penurunan loonie (julukan mata uang Kanada setara 1 dolar AS) adalah yang terbesar dalam hampir 10 tahun.

    Pemerintah akan memberikan bantuan tambahan sebesar CAD$ 55 miliar atau Rp 593 triliun untuk bisnis dan rumah tangga melalui penangguhan pajak. Langkah-langkah gabungan akan menempatkan lebih dari 3 poin persentase dari output tahunan negara ke dalam sirkulasi, kata para pejabat.

    "Tidak ada orang Kanada yang perlu khawatir membayar sewa atau membeli bahan makanan selama masa sulit ini," kata Trudeau kepada wartawan di luar rumahnya, di mana dia berada di bawah karantina sejak pekan lalu ketika istrinya dinyatakan positif COVID-19.

    "Langkah-langkah ekonomi (ini) akan memastikan bahwa ekonomi kita pulih setelah ini...Pemerintah kami siap untuk berbuat lebih banyak. "

    Seorang pengunjung melihat bahan-bahan makanan yang habis diborong setelah semakin meluasnya virus corona atai Covid-19 di Ontario, Kanada, 14 Maret 2020. REUTERS/Chris Helgren

    Menteri Keuangan Bill Morneau mengatakan langkah-langkah tersebut sebagai fase pertama dari stimulus ekonomi yang dimaksudkan untuk mengimbangi "dampak mendalam" dari pandemi.

    Pemerintah akan menyediakan hingga CAD$ 900 atau Rp 9,7 juta setiap dua minggu untuk pekerja yang harus tinggal di rumah tetapi tidak memenuhi syarat untuk tunjangan pengangguran. Selain itu ada pembayaran khusus sekali pakai untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dan sederhana.

    Pembicaraan dengan maskapai dan sektor minyak dan gas tentang bantuan khusus kepada mereka sedang berlangsung, kata Morneau. Ottawa akan segera mengumumkan investasi yang signifikan di Alberta, jantung dari sektor energi yang kena dampak virus Corona.

    Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah Kanada telah menutup sekolah, menutup bar, dan restoran, dan mendorong orang untuk tinggal di rumah, untuk menghambat penyebaran virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.