WHO: Malaysia Tertinggi Kasus COVID-19 di Asia Tenggara

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kesehatan Dunia, WHO melaporkan sebanyak 159 negara terjangkit virus Corona atau COVID-19 dengan 7.529 kematian dan 184.976 kasus terkonfirmasi.

    Dari data resmi htpps://www.un.org/coronavirus, Cina menempati urutan pertama kasus COVID-19 terbanyak yakni 82.007 kasus, disusul Italia 27.980 kasus, Iran 16169, Spanyol 11.178 kasus dan Korea Selatan 8320 kasus.

    Urutan berikutnya Prancis sebanyak 6573 kasus, Jerman 6012 kasus, Amerika Serikat 3536 kasus, Swiss 2.650 kasus, dan Inggris 1954 kasus.

    Untuk kawasan Asia Tenggara, WHO mencatat Malaysia menempati jumlah kasus COVID-19 tertinggi yakni 553 kasus, disusul Singapura 243 kasus, Filipina 187 kasus, Thailand 177 kasus, Indonesia 172 kasus, Vietnam 61 kasus, Brunei Darussalam 50 kasus, dan Kamboja 24 kasus.

    Dari data ini Laos, Myanmar, dan Timor Leste belum melaporkan situasi virus Corona di negara mereka.

    Berdasarkan laporan koresponden Tempo Raimundos Oki dari Dilli, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Dionisio da Costa Babo Soares menjelaskan rapat Dewan Menteri Timor leste pada 11 Maret 2020 telah menyetujui rancangan resolusi pemerintah untuk melarang dan membatasi masuknya warga asing ke Timor Leste.

    Warga asing yang dilarang masuk Timor Leste adalah mereka yang sebelumnya berkunjung atau transit di Cina, Korea Selatan, Italia, dan Iran dalam empat minggu terakhir.

    Dalam rapat Dewan Menteri, penjabat Menteri Kesehatan mempresentasikan kegiatan yang sudah dilakukan sejak Januari dan rencana darurat yang menentukan tingkat respons dan tindakan untuk meminimalkan risiko penularan oleh COVID-19 di Timor-Leste.

    Keadaan persiapan tempat untuk isolasi, karantina dan pengobatan juga disajikan, protokol untuk mengirim sampel pasien yang diduga COVID-19 ke Australia, protokol untuk intervensi medis yang akan dilakukan dalam kasus positif terinfeksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.