Virus Corona, Pangeran Harry Jalani Isolasi Rumah di Kanada

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry menggandeng istrinya, Duchess of Sussex Meghan Markle saat menghadiri Commonwealth Service di London, Inggris, 8 Maret 2020. Keduanya tinggal di Kanada selama kurang lebih dua bulan setelah membuat pengumuman mengejutkan terkait pengunduran diri dari Kerajaan Inggris. REUTERS/Henry Nicholls

    Pangeran Harry menggandeng istrinya, Duchess of Sussex Meghan Markle saat menghadiri Commonwealth Service di London, Inggris, 8 Maret 2020. Keduanya tinggal di Kanada selama kurang lebih dua bulan setelah membuat pengumuman mengejutkan terkait pengunduran diri dari Kerajaan Inggris. REUTERS/Henry Nicholls

    TEMPO.CO, Ottawa - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle menjalani isolasi di rumah pribadi mereka di Kanada setelah merebaknya wabah virus Corona.

    Perdana Menteri Kanada, Justrin Trudeau, telah memerintahkan penutupan perbatasan negara di tengah bertambahnya korban virus Corona.

    Sumber yang dikonfirmasi New York Post dan dikutip News pada Selasa, 17 Maret 2020, mengatakan,”Pasangan ini terbang kembali ke Kanada secara terpisah setelah melakukan tur perpisahan di Inggris.”

    Markle terbang ke Kanada menggunakan penerbangan komersil pada Senin pekan lalu atau beberapa jam setelah menghadiri acara Commonwealth Service bersama Ratu Inggris, Elizabeth II, dan anggota senior kerajaan lainnya.

    Harry melakukan sejumlah pertemuan di Buckingham Palace sebelum kembali ke Kanada pada akhir pekan lalu dan bertemu dengan istri dan anaknya Archie.

    Pasangan ini merasa khawatir dengan kondisi Sophie Trudeau, yang sedang menjalani isolasi karena terkena infeksi virus Corona di London. Belum diketahui apakah pasangan kerajaan ini sempat menjenguk Sophie di London.

    Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, sempat menyapa warga di luar rumahnya, yang menjadi tempat dia menjalani isolasi atas keinginan sendiri.

    Trudeau sempat mengumumkan Kanada akan menutup semua pintu perbatasan kepada orang-orang yang bukan warga negara dan tidak memiliki status penduduk permanen. Namun, ini tidak berlaku bagi warga AS.

    “Seiring penyebaran virus ini, kami memutuskan untuk mengambil langkah agresif untuk membuatmu dan keluargamu menjadi aman,” kata Trudeau.

    Ada 324 kasus infeksi virus Corona di Kanada, yang tersebar di 10 provinsi hingga Selasa pekan ini. Ada 17 kasus lain yang terduga infeksi virus Corona. Empat warga meninggal dunia akibat infeksi virus ini, yang semuanya berada di Provinsi British Columbia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.