Menteri Jerman Prediksi Wabah Virus Corona Berakhir Mei

Reporter

Editor

Budi Riza

Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, menolak jabat tangan Kanselir Angela Markel saat rapat pada Senin, 2 Maret 2020, karena takut tertular virus Corona.[En24 News]

TEMPO.COBerlin – Menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier, mengatakan wabah virus Corona atau COVID-19 ini bakal berakhir pada Mei 2020.

“Saya harap kita akan menangani semua konsekuensinya selama April dan Mei,” kata Altmaier kepada media RTL seperti dikutip Reuters pada Selasa, 17 Maret 2020.

Altmaier mengimbau agar publik tidak berharap wabah ini bisa selesai dalam hitungan hari.

“Saya tidak akan menasehati orang-orang untuk berpikir ini akan selesai dalam delapan hari saja,” kata dia.

Secara terpisah, Menteri Bavaria di Jerman, Markus Soder, mendesak pemerintah Jerman untuk bereaksi lebih kuat menangani krisis virus Corona ini.

Dia menilai tantangan yang muncul dari wabah ini jauh lebih besar dari yang diantisipasi semula. Menurut kalkulasinya, 51 hari yang lalu, otoritas tidak menemukan satupun kasus infeksi virus Corona.

Sekarang, jumlah orang yang terinfeksi virus Corona ini mencapai 7.272 orang. Mereka menjalani karantina dan perawatan di rumah sakit. 17 warga Jerman meninggal akibat terinfeksi virus Corona ini.

Jumlah infeksi virus Corona terus bertambah cepat sejak Rabu pekan lalu yaitu empat kali lipat. Ahli memperkirakan situasi di Jerman bakal semakin memburuk.






Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

12 jam lalu

Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

Marullah Matali menyatakan DKI melarang pesta kembang api saat perayaan malam Tahun Baru 2023.


Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

13 jam lalu

Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

DKI Jakarta memetakan sejumlah lokasi di Ibu Kota yang berpotensi sebagai tempat perayaan malam tahun baru. Bagaimana dengan pesta kembang api?


China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

16 jam lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


Toyota Jajal Bus Hidrogen untuk Angkutan Umum di Jerman

16 jam lalu

Toyota Jajal Bus Hidrogen untuk Angkutan Umum di Jerman

Bus hidrogen H2 City Gold dari Toyota ini digunakan untuk transportasi regional dekat Ibu Kota Lower Saxony. Bus ini bisa mengangkut 64 penumpang.


Inflasi, Warga Jerman Pikir-pikir Beli Kado Natal

18 jam lalu

Inflasi, Warga Jerman Pikir-pikir Beli Kado Natal

Sebuah survei mengungkap ada 23 persen responden yang tidak akan membeli kado natal pada tahun ini, dampak dari kenaikan inflasi.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

1 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

2 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Putin Tegur Kanselir Jerman soal Bantuan Senjata ke Ukraina

2 hari lalu

Putin Tegur Kanselir Jerman soal Bantuan Senjata ke Ukraina

Presiden Putin berbicara dengan Kanselir Jerman Scholz mendesak Berlin supaya kembali memikirkan pendekatannya untuk menyelesaikan masalah Ukraina.


WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

2 hari lalu

WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

Kesenjangan dalam strategi mengatasi Covid-19 tahun ini terus menciptakan kondisi sempurna bagi munculnya varian baru yang mematikan


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

2 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.