Kendalikan Virus Corona, Arab Saudi Tutup Mal dan Restoran

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mal-mal di Arab Saudi akan ditutup untuk pengendalian virus Corona, tetapi supermarket dan apotek akan tetap buka.[REUTERS]

    Mal-mal di Arab Saudi akan ditutup untuk pengendalian virus Corona, tetapi supermarket dan apotek akan tetap buka.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Arab Saudi memerintahkan penutupan mal, restoran, kedai kopi, dan taman umum pada Ahad untuk mengendalikan wabah virus Corona.

    Namun, pemerintah Saudi membebaskan supermarket, apotek, dan pengiriman makanan, dalam upaya untuk membendung penyebaran coronavirus.

    Beberapa pemerintah kota setempat men-tweet arahan, yang menurut televisi Al Arabiya milik Saudi akan berlaku di seluruh negeri, di mana 103 infeksi tetapi tidak ada kematian telah dilaporkan, dikutip dari Reuters, 16 Maret 2020.

    Perintah itu tampaknya mulai berlaku segera. Seorang tamu restoran di Riyadh mengatakan bahwa restoran tempat dia duduk ditutup sekitar 45 menit sebelum pengumuman itu dibuat.

    Arab Saudi juga menangguhkan sementara pekerjaan pemerintah dan memerintahkan pekerja sektor publik untuk tinggal di rumah selama 16 hari, menurut laporan Arab News.

    Hanya mereka yang bekerja di bidang kesehatan, keamanan, dan militer dibebaskan dari aturan ini.

    Di antara langkah-langkah lain yang diambil, Arab Saudi telah meminta perusahaan untuk mengkarantina pekerja asing selama 14 hari setelah kedatangan mereka.

    Jumlah pasien virus corona di Arab Saudi per Sabtu, 14 Maret 2020 bertambah jadi 103 orang. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

    Arab Saudi telah mengambil beberapa langkah paling drastis di antara negara-negara Teluk Arab dengan menghentikan penerbangan penumpang internasional, membatalkan ziarah umrah dan mengunci provinsi Qatif, tempat banyak kasus virus Corona ditemukan.

    Tindakan itu dilakukan ketika Kerajaan mengumumkan 15 kasus baru, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 118.

    Kasus yang dikonfirmasi termasuk seorang Filipina dan seorang Indonesia yang berhubungan dengan kasus yang dilaporkan sebelumnya dan dikarantina di Riyadh, kata kementerian kesehatan Saudi.

    Lima kasus lainnya telah berhubungan dengan kasus lain yang diketahui dan telah dikarantina di Qatif.

    Kasus lain adalah seorang warga Spanyol yang datang dari Spanyol. Dan kasus virus Corona lainnya adalah perempuan warga negara Arab Saudi yang telah tiba sepulangnya dari dari Inggris dan Spanyol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.