Lawan Virus Corona, Inggris Mau Berlakukan Mobilisasi Masa Perang

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers yang membahas tanggapan pemerintah terhadap wabah virus Corona, di Downing Street di London, Inggris 12 Maret 2020. [REUTERS / Simon Dawson / Pool]

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers yang membahas tanggapan pemerintah terhadap wabah virus Corona, di Downing Street di London, Inggris 12 Maret 2020. [REUTERS / Simon Dawson / Pool]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Inggris akan memberlakukan mobilisasi seperti masa perang untuk mengendalikan penyebaran virus Corona atau COVID-19. Mobilisasi "masa perang" Inggris akan diberlakukan dalam 20 hari ke depan.

    Repons virus Corona Inggris diungkapkan oleh editor politik ITV News, Robert Peston, dalam laporan 14 Maret 2020.

    Ini adalah bagian dari serangkaian tindakan yang disiapkan oleh perdana menteri, menteri kesehatan, kepala petugas medis, dan kepala penasihat ilmiah untuk mencegah layanan kesehatan "jatuh" dan untuk menyelamatkan nyawa ketika Covid-19 menjadi epidemi di Inggris.

    Pemerintah juga akan memaksa karantina rumah warga Inggris yang berusia 70 tahun ke atas selama 4 bulan.

    Inggris memberlakukan dua aspek lain dari mobilisasi perang ini: Rumah sakit tentara akan digunakan dan penguncian kota atau bagian dari kota tidak boleh dikesampingkan.

    Namun, pemerintah akan menambah aspek lain dalam mobilisasi ini, di antaranya:

    1. Pemindahan paksa hotel dan bangunan lain sebagai rumah sakit sementara;
    2. Permintaan rumah sakit swasta sebagai rumah sakit darurat;
    3. Penutupan sementara pub, bar dan restoran, beberapa waktu setelah larangan akhir pekan depan pada pertemuan massal;
    4. Produksi darurat oleh beberapa perusahaan respirator yang diperlukan untuk menyelamatkan pasien yang sakit parah;
    5. Penutupan sekolah selama mungkin beberapa minggu, tetapi dengan staf inti terus memberikan perawatan anak untuk pekerja inti di NHS (Layanan Kesehatan Inggris) dan polisi.

    Langkah-langkah di atas membuat Inggris akan menekan industri medis untuk memproduksi perlatan dan logistik vital yang diperlukan untuk penanggulangan virus Corona, serupa dengan mobilisasi industri darurat semasa Perang Dunia II.

    Kementerian Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan kepada Sky News, langkah ini akan diberlakukan dalam beberapa pekan ke depan.

    Warga Inggris berusia 90 tahun ke atas akan dipaksa mengisolasi diri di rumah untuk mengendalikan virus Corona.[REUTERS]

    Laporan mobilisasi masa perang dan karantina warga lanjut usia muncul ketika jumlah korban tewas di Inggris meningkat dua kali lipat pada hari Sabtu. Dari 10 kematian terakhir di Inggris, delapan adalah pria berusia di atas 80 tahun, menurut The Telegraph. Seorang ibu dan bayinya yang baru lahir juga dinyatakan positif terkena virus Corona.

    "Menurut sumber senior pemerintah, persepsi bahwa para menteri enggan membuat keputusan yang sulit dan mahal untuk memerangi virus adalah salah," tulis Robert Peston.

    Sederhananya kepala petugas medis Chris Whitty dan kepala penasihat ilmiah Sir Patrick Vallance sedang menunggu waktu yang optimal untuk memaksakan pembatasan pada cara hidup kita yang akan sangat menyakitkan, katanya.

    "Mereka sangat khawatir bahwa beberapa orang tua hanya akan meninggal di rumah karena kelalaian, setelah mereka dikarantina, jadi ingin memulai karantina selambat mungkin, beberapa waktu dalam lima hingga 20 hari ke depan."

    Rumah sakit NHS yang merawat pasien virus Corona Inggris.[Sky News]

    Perdana menteri Boris Johnson dan Menteri Kesehatan Matt Hancock mengandalkan tetangga dan teman-teman untuk berkumpul untuk memastikan tidak ada yang diabaikan. "Kami mencari upaya komunitas besar," kata seorang sumber.

    Penasihat perdana menteri, Dominic Cummings, juga telah memulai pembicaraan dengan Uber dan Deliveroo tentang mengantar makanan untuk orang tua dan mereka yang rentan ketika mereka dimasukkan ke dalam isolasi paksa.

    "Seperti yang telah saya tulis dalam catatan sebelumnya, semua upaya pemerintah didasarkan pada asumsi bahwa tidak akan ada vaksin dalam setahun dan bahwa segala sesuatu harus dilakukan untuk melindungi jatuhnya layanan kesehatan," tulis Peston.

    "Semuanya ditujukan untuk memastikan NHS tidak kewalahan, untuk menyelamatkan nyawa dan untuk mencegah pilihan mengerikan yang harus dibuat," kata seorang sumber.

    Rencana juga sedang berjalan bagi dokter untuk memberikan konsultasi kepada pasien virus Corona Inggris yang dikarantina di rumah melalui tautan video melalui internet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.