Tak Jujur Terinfeksi Virus Corona, Penumpang Kena Blacklist

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat JetBlue, maskapai yang terkenal dengan tiket murah dari Amerika Serikat. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

    Ilustrasi pesawat JetBlue, maskapai yang terkenal dengan tiket murah dari Amerika Serikat. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai asal Amerika Serikat JerBlue memasukkan dalam daftar hitam atau blacklist seorang penumpang laki-laki yang terbang dari New York ke Florida, yang memberitahu staf bahwa dia positif terinfeksi virus corona atau COVID-19. Laki-laki itu baru membuka hasil tes yang dia jalani setelah pesawat mendarat. 

    Dikutip dari english.alarabiya.net, identitas laki-laki itu tidak dipublikasi. Dia terbang dari bandara internasional John F. Kennedy, New York pada Rabu, 11 Maret 2020 dan mengaku baru mempelajari hasil tes virus corona begitu tiba di West Palm Beach, Florida.

    “Kejadian malam itu telah menempatkan para awak pesawat, konsumen dan petugas lokal serta federal dalam sebuah situasi yang meresahkan yang sebenarnya bisa terhindarkan. Konsumen seperti ini tidak akan pernah lagi naik JetBlue di kemudian hari,” demikian JetBlue menjelaskan dalam keterangan, Kamis, 12 Maret 2020.

    Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org

    Pesawat JetBlue dengan nomor penerbangan 253 itu, terbang dari New York menuju Florida sambil membawa 114 penumpang. Otoritas bandara New York dan New Jersey mengatakan mereka segera membersihkan area tempat penumpang itu berjalan dengan melihat rekaman CCTV.

    Jumlah pasien yang terjangkit virus corona di Amerika Serikat sudah menyentuh angka 1.629 orang. Sampai Jumat sore, 13 Maret 2020, jumlah pasien yang meninggal karena COVID-19 sebanyak 41 orang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.