Hadapi Virus Corona, Penyedia Internet Amerika Beri Servis Ekstra

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi internet. (abc.net.au)

    Ilustrasi internet. (abc.net.au)

    TEMPO.CO, Jakarta - Diaktifkannya status darurat virus Corona di Amerika memaksa banyak karyawan untuk bekerja jarak jauh. Mengingat internet akan sangat berperan penting di situasi tersebut, penyedia jasa internet (ISP) di Amerika berjanji akan memberikan layanan ekstra hingga 60 hari ke depan.

    "Internet akan membantu warga Amerika untuk berkomunikasi dengan kekasih dan doktor, bekerja, dan anak-anak mereka untuk tetap belajar," ujar Kepala Komisi Komunikasi Federal Amerika (FCC), Ajit Pai, sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu, 14 Maret 2020.

    Pai menjelaskan, salah satu layanan ekstra yang dijanjikan adalah keringanan dalam pembayaran tagihan. Pengguna layanan internet, kata ia, akan diberi keringanan untuk menunda pembayaran tagihan selama dua bulan. Dengan kata lain, internet tidak akan dimatikan kalaupun tagihan belum dibayar.

    Selain itu, penyedia jasa internet juga sepakat untuk menambah jumlah hotspot wi-fi di Amerika. Besaran data yang bisa digunakan pun tidak akan dibatasi. Dengan begitu, warga Amerika tetap bisa menggunakan internet kencang di manapun mereka berada.

    Tak berhenti di situ, beberapa penyedia jasa internet juga bersedia menggratiskan langganan internet selama dua bulan apabila dibutuhkan. Namun, itu hanya berlaku untuk rumah yang belum memasang koneksi internet. Salah satu provider yang akan menggratiskan hal tersebut adalah Charter Communication.

    "Mengingat pandemi virus Corona menyebabkan serangkaian gangguan ke sektor ekonomi, pendidikan, medis, dan kehidupan sipil, sangat penting agar warga Amerika terus saling terhubung," ujar Pai menegaskan.

    Kurang lebih akan ada 50 penyedia jasa internet di Amerika yang akan memberikan layanan ekstra atau keringanan. Beberapa di antaranya adalah Comcast, AT&T, Verizon, Google, Charter Communication, CenturyLink, T-Mobile, Sprint, Cox Communication, dan masih banyak lagi.

    Adapun di Amerika tercatat ada 1678 kasus dan 41 korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19). Kemarin, Presiden Trump menyatakan bahwa status darurat nasional telah aktif yang mengindikasikan akan ada sejumlah pembatasan dan langkah strategis untuk mengendalikan virus Corona.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.