Virus Corona, Israel Isolasi Penjara

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja yang mengenakan pakaian pelindung tiba untuk mendisinfeksi Gereja Kelahiran Yesus sebagai tindakan pencegahan terhadap virus Corona, di Betlehem di Tepi Barat yang diduduki Israel 5 Maret 2020. [REUTERS / Mussa Qawasma]

    Seorang pekerja yang mengenakan pakaian pelindung tiba untuk mendisinfeksi Gereja Kelahiran Yesus sebagai tindakan pencegahan terhadap virus Corona, di Betlehem di Tepi Barat yang diduduki Israel 5 Maret 2020. [REUTERS / Mussa Qawasma]

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas pengurus penjara di Israel pada Kamis, 12 Maret 2020 mengisolasi sebuah penjara sebagai bagian dari upaya menghentikan penyebaran virus corona di Negara Bintang Daud itu. Media di Israel mewartakan keputusan ini diambil setelah seorang sipir penjara mengaku tanpa sadar melakukan kontak dengan pasien yang positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 

    Dampak dari isolasi ini, seluruh pintu masuk dan keluar dari Pusat Penahanan Moscovia di tutup  sampai menunggu hasil pemeriksaan tes virus corona terhadap para tahanan dan sipir di penjara itu. Lewat isolasi ini, maka penjara itu tidak akan menerima atau pun mengeluarkan para tahanan dari penjara.

    Ilustrasi penjara. Sumber: aa.com.tr

    Situs aa.com.tr mewartakan para tahanan yang sudah masuk masa pembebasan saat penjara dalam isolasi, akan dimasukkan dulu ke karantina domestik. 

    Virus corona terdeteksi pertama kali pada Desember 2019 di Kota Wuhan, Cina. Virus mematikan ini sekarang sudah menyebar di 114 negara di dunia. 

    Data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut kematian akibat COVID-19 sudah lebih dari 4.600 orang. Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona sudah menyentuh angka 125 ribu orang yang ada diberbagai belahan dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.