Pasien Virus Corona di Jerman Bertambah

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

    Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus pasien yang terjangkit virus corona atau COVID-19 di Jerman naik. Pada Minggu, 8 Maret 2020 dilaporkan ada lebih dari 200 kasus pasien baru yang terjangkit virus mematikan itu. 

    Menurut Institut Robert Koch, diperkirakan ada 902 kasus COVID-19 yang tercatat secara nasional. Dari jumlah itu, hampir 400 kasus berada di negara bagian North Rhine-Westphalia. Penyebaran virus corona diduga bersumber dari distrik Heinsberg.

    Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, menolak jabat tangan Kanselir Angela Markel saat rapat pada Senin, 2 Maret 2020, karena takut tertular virus Corona.[En24 News]

    Situs rt.com mewartakan, menyusul naiknya kasus pasien yang terjangkit virus corona, Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn menyerukan agar acara-acara publik yang bisa mengundang lebih dari seribu orang, dibatalkan. Keputusan ini bagian dari upaya penghentian penyebaran wabah COVID-19.   

    Imbas dari pembatalan itu, sejumlah acara besar, seperti acara pameran wisata di Berlin sudah dibatalkan. Namun tidak sedikit pula pihak pengelola acara yang masih ragu-ragu melakukan pembatalan. 

    Di seluruh dunia, ada lebih dari 113 ribu orang yang positif terinfeksi virus corona. Virus mematikan itu saat ini sudah menjangkiti lebih dari 100 negara di dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.