Tidak Ada WNI Tertular Virus Corona di Italia

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah jalan di Kota Codogno Italia utara, di mana para pejabat mengatakan kepada penduduk untuk tinggal di rumah dan menunda kegiatan publik di tengah lonjakan kasus virus Corona.[REUTERS]

    Sebuah jalan di Kota Codogno Italia utara, di mana para pejabat mengatakan kepada penduduk untuk tinggal di rumah dan menunda kegiatan publik di tengah lonjakan kasus virus Corona.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 1.239 WNI tinggal menetap di berbagai wilayah Italia yang kini menghadapi wabah virus Corona, COVID-19.

    Kementerian Luar Negeri melalui pernyataan pers malam ini, 8 Maret 2020 menjelaskan, sejauh ini tidak ada WNI terinfeksi virus Corona di wilayah yang dinyatakan tertutup oleh pemerintah Italia.

    "Secara umum para WNI tetap tenang dan memutuskan tinggal di rumah sesuai ketentuan otoritas setempat," kata Kementerian Luar Negeri dalam rilisnya kepada wartawan.

    "Suplai bahan pangan sehari-hari masih terjamin," ujar Kementerian Luar Negeri.

    Kedutaan Besar RI di Roma juga telah menyusun panduan langkah kontijensi dan menetapkan nomor hotline COVID-19 KBRI Roma nomor +393389234243, serta menyampaikan imbauan langkah-langkah pencegahan.

    Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia di Italia Utara agar tetap tenang, mengambil langkah-langkah pencegahan.

    Mereka diminta mengikuti aturan yang ditetapkan otoritas kesehatan setempat dan terus memantau informasi yang disampaikan KBRI Roma.

    Pemerintah Italia telah memutuskan menutup seluruh wilayah utara meliputi Lombardia, wilayah Veneto (provinsi Venezia, Padova, Treviso), wilayah Emilia Romagna (provinsi Modena, Parma, Piacenza, Reggio Emilia, Rimini), wilayah Piemonte (provinsi Alessandria, Asti, Novara, Verbano, Vercelli), dan wilayah Marche (provinsi Pesaro-Urbino).

    Penutupan wilayah utara dengan jumlah populasi sekitar 16 juta atau seperempat dari total populasi penduduk Italia ditujukan untuk pengendalian penyebaran virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?