6 Orang Tewas Akibat Hotel Karantina Virus Corona di Cina Rubuh

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan hotel yang digunakan untuk karantina orang yang diduga terinfeksi virus Corona atau COVID-19 di kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Cina, runtuh pada Sabtu malam, 7 Maret 2020.[CGTN]

    Bangunan hotel yang digunakan untuk karantina orang yang diduga terinfeksi virus Corona atau COVID-19 di kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Cina, runtuh pada Sabtu malam, 7 Maret 2020.[CGTN]

    TEMPO.COShanghai – Enam orang tewas dan 28 orang masih berada di bawah reruntuhan sebuah hotel tempat karantina virus Corona, yang runtuh, di Cina.

    Hotel ini terletak di Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, yang terletak di dekat Selat Taiwan dengan populasi sekitar 8 juta orang.

    “Pemerintah telah mengirim 36 orang korban ke rumah sakit untuk perawatan,” begitu dilansir Reuters pada Ahad, 8 Maret 2020.

    Sebanyak sekitar 70 orang diperkirakan sempat terperangkap di bawah reruntuhan hotel ini pada Sabtu malam saat bangunan tujuh lantai itu runtuh.

    Pemerintah Cina mengerahkan sekitar 1.000 petugas penyelamat termasuk pemadam kebakaran dan polisi untuk mengangkat para korban dari bawah reruntuhan.

    Saat bangunan runtuh, ada 71 orang di dalam hotel dengan 58 orang merupakan warga yang menjalani karantina terkait virus Corona.

    Menurut media Xinhua, polisi telah memanggil pemilik hotel yang bernama Yang.

    Pada saat bangunan runtuh, lantai satu hotel ini sedang dalam proses renovasi.

    Rubuhnya hotel ini terjadi di tengah melambatnya jumlah kasus baru infeksi virus Corona di Cina. Menurut Komisi Kesehatan Nasional Cina atau NHC, jumlah kasus baru pada Sabtu hanya setengah dari sehari sebelumnya.

    Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi virus Corona mencapai lebih dari seratus ribu di enam puluh negara dengan mayoritas berada di Cina. Korban tewas mencapai sekitar 3.400 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.