Kafe Ini Mendapat Review Negatif Pelanggan, Apa Kata Manajer?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita ke kafe usai bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita ke kafe usai bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kafe di Kota Auckland, Selandia Baru, menarik perhatian karena kerap menanggapi review negatif pelanggan di situs Zomato dengan kalimat yang terkesan cuek seperti ‘Anda tidak bisa memuaskan semua orang’.

    Kafe Plumm di Takapuna mendapat rating 3.9 dari 86 review di situs itu.

    Salah satu pelanggan yang mengaku bernama Clara mengatakan respon dari pengelola kafe cenderung kasar terhadap penilaian buruk dari pelanggan.

    “Sepanjang mereka punya layanan pelanggan yang bagus dan menerima masukan, saya selalu merasa ada potensi untuk maju. Tapi kafe ini, saya tidak akan kembali lagi,” kata Clara seperti dilansir Stuff pada Sabtu, 7 Maret 2020.

    Manajer kafe ini mengaku tidak berkeberatan dengan review negatif dari para pelanggan. Lagi pula, kata dia, pelanggan yang menyukai makanan yang disajikan akan tetap datang.

    Salah satu pelanggan mengeluh soal sajian burger di kafe ini. Menanggapi ini, manajer itu menulis di situs Zomato bahwa kafe tidak bisa memuaskan semua orang di industri.

    “Jika mau mencari burger yang enak bisa cari informasinya di Google,” kata manajer kafe.

    Kafe Plumm Cafe di Auckland, Selandia Baru, mendapat masukan dari pelanggan di situs review Zomato. Stuff

    Salah satu pelanggan mengatakan merasa kecewa karena tidak disambut saat datang dan hanya mendapat satu lembar menu untuk dibaca berdua.

    Kafe itu menjawab bahwa pelayan tidak menyambut mungkin karena sedang tidak merasa senang. “Dan berbagi daftar menu untuk berdua bukan masalah untuk orang normal,” begitu tertulis tanggapan kafe.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.