California Umumkan Status Darurat Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga medis memasukkan seseorang ke ambulans di luar Life Care Center Kirkland, fasilitas perawatan jangka panjang yang terhubung dengan beberapa kasus virus Corona yang dikonfirmasi di negara bagian, di Kirkland, Washington, AS, 4 Maret 2020. [REUTERS / David Ryder]

    Tenaga medis memasukkan seseorang ke ambulans di luar Life Care Center Kirkland, fasilitas perawatan jangka panjang yang terhubung dengan beberapa kasus virus Corona yang dikonfirmasi di negara bagian, di Kirkland, Washington, AS, 4 Maret 2020. [REUTERS / David Ryder]

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur California mengumumkan status darurat atas respons penyebaran virus Corona atau COVID-19 di negara bagiannya pada Rabu.

    Status darurat akan mendorong penyediaan sumber daya untuk membantu California mempersiapkan penyebaran virus yang lebih luas.

    Dikutip dari CNN, 5 Maret 2020, Gubernur Gavin Newsom mengatakan selama konferensi pers Rabu bahwa pengumuman status darurat "bukan tentang uang, ini tentang sumber daya."

    "Uang bukan masalah," tambah Newsom.

    Dia juga menjelaskan bahwa status darurat virus Corona akan melonggarkan ruang lingkup peraturan, memberikan kejelasan, juga akan memungkinkan negara bagian untuk mencegah penggunaan lahan lokal. Ini juga akan membantu yurisdiksi berbagi informasi dan data, menguntungkan untuk mengatasi penyebaran, kata Newsom.

    Kematian California pertama akibat virus itu adalah seorang lansia di Placer County, dekat Sacramento, kata para pejabat kesehatan, dikutip Reuters. Orang itu memiliki masalah kesehatan yang mendasarinya dan kemungkinan telah terpapar pada pelayaran kapal pesiar antara San Francisco dan Meksiko bulan lalu.

    Itu adalah kematian virus Corona pertama di Amerika Serikat di luar negara bagian Washington, di mana 10 orang telah tewas dalam sekurang-kurangnya 39 infeksi yang telah muncul melalui penularan komunitas virus di dua wilayah daerah Seattle.

    Meskipun pasien Placer County yang meninggal tidak diyakini telah tertular virus secara lokal, kasus itu dan yang sebelumnya dari San Francisco Bay Area terkait dengan kapal pesiar yang sama, telah menyebabkan otoritas kesehatan mencari penumpang pelayaran lain yang mungkin memiliki kontak dekat dengan dua individu itu.

    Beberapa jam setelah kematian orang itu diumumkan, Gubernur California Gavin Newsom menyatakan ada 53 kasus di seluruh negara bagian yang berpenduduk paling padat di negara itu.

    "Negara Bagian California mengerahkan setiap tingkat pemerintahan untuk membantu mengidentifikasi kasus dan memperlambat penyebaran virus Corona ini," kata Newsom.

    Newsom mengatakan kapal pesiar, bernama Grand Princess, kemudian berlayar ke Hawaii dan kembali ke San Francisco, tetapi tidak akan diizinkan masuk ke pelabuhan sampai penumpang telah diperiksa.

    "Kami menahan kapal itu di lepas pantai," kata Newsom.

    Enam pasien virus Corona baru dikonfirmasi di Los Angeles County, kata pejabat kesehatan masyarakat pada hari Rabu. Salah satunya adalah kontraktor federal yang mungkin telah terpapar saat melakukan pemeriksaan medis di Bandara Internasional Los Angeles, menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.

    Tiga lainnya kemungkinan terinfeksi saat bepergian baru-baru ini ke Italia utara, salah satu daerah luar Eropa yang paling terdampak virus. Dari enam pasien di Los Angeles County, hanya satu yang dirawat di rumah sakit. Lima pasien virus Corona lainnya pulih dalam isolasi di rumah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.