Italia Akan Larang Penonton Stadion Serie A karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Momen saat pemain Juventus dan pemain Inter Milan berebut bola dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A  di stadion Allianz, Turin, 9 Desember 2017. AP Photo

    Momen saat pemain Juventus dan pemain Inter Milan berebut bola dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A di stadion Allianz, Turin, 9 Desember 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri olahraga Italia mengatakan seluruh laga liga Serie A akan dipertandingkan di stadion tanpa penonton sebagai bagian upaya menghambat penyebaran virus Corona.

    Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora mengatakan pada Rabu bahwa pemerintah kemungkinan akan mengeluarkan larangan pada suporter menghadiri pertandingan dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus corona, dengan sejumlah pertandingan sudah terpengaruh selama dua minggu terakhir.

    "Kami sedang mempertimbangkan keputusan itu," kata Spadafora ketika ditanya apakah pemerintah berpikir untuk melarang penggemar dari menghadiri pertandingan di stadion.

    "Kami akan melanjutkan semua kegiatan, dan begitu juga liga, tetapi kami akan menghormati kesehatan masyarakat," katanya.

    Dikutip dari The Independent, 5 Maret 2020, sepuluh pertandingan Serie A telah ditunda di wilayah utara Lombardy, Veneto, dan Emilia-Romagna, meskipun virus Corona telah terdeteksi di semua kecuali satu dari 19 wilayah negara tersebut.

    Pengunjung mengenakan masker pelindung saat berjalan-jalan di Venice Carnival di Venesia, Italia, Ahad, 23 Februari 2020. Pihak berwenang telah mengunci sepuluh kota di Italia setelah ditemukan sejumlah kasus virus corona. REUTERS/Manuel Silvestri

    Jika keputusan tersebut dikonfirmasi oleh pemerintah, acara olahraga di Italia akan sangat terganggu, dengan Stadio Olimpico Roma juga akan menjadi tuan rumah pertandingan final rugby Six Nations Azzurri melawan Inggris pada 14 Maret.
    Langkah ini mengikuti keputusan Serie A untuk menunda kedua semifinal Coppa Italia minggu ini, menambah dampak luas yang disebabkan COVID-19 terhadap virus Corona.

    Napoli dan Inter Milan, yang dijadwalkan bertanding Kamis malam, menjadi jadwal pertandingan terakhir yang ditunda karena wabah virus Corona, menyusul keputusan sebelumnya untuk menangguhkan leg kedua semifinal lainnya antara Juventus dan AC Milan.

    "Presiden Liga Serie A, setelah mencatat perintah Prefektur Napoli pada 4 Maret 2020 nomor 0069870 yang memerintahkan penangguhan pertandingan semifinal Coppa Italia Napoli-Inter yang dijadwalkan pada 5 Maret pukul 20.45, mengumumkan bahwa pertandingan ditunda hingga tanggal yang belum ditentukan," bunyi pernyataan Serie A.

    Jumlah kasus sejak wabah muncul 13 hari lalu naik menjadi 3.089 dari 2.502 pada hari Selasa. Dari mereka yang tertular penyakit itu, sekitar 3,5% telah meninggal, kata kepala Badan Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borrelli, dikutip dari Reuters.

    Pemerintah telah menangguhkan acara dalam bentuk apapun dan memberikan jarak aman antar orang setidaknya satu meter.

    Selain pertandingan olahraga, pengumuman juga menyerukan penutupan bioskop dan teater, dan memberitahu orang Italia untuk tidak berjabat tangan atau berpelukan, dan untuk menghindari kontak fisik langsung dengan semua orang.

    Pemerintah telah menutup beberapa kota di utara Italia untuk menghambat penyebaran virus. Langkah-langkah tersebut termasuk melarang orang memasuki atau meninggalkan daerah yang terkena dampak, menangguhkan acara publik dan menutup atraksi, seperti museum, kepada publik, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, dikutip dari CNN. Diperkirakan 100.000 orang di Italia secara efektif berada di bawah karantina virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.