Kendalikan Virus Corona, Trump Kumpulkan Bos Maskapai Penerbangan

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden AS Donald Trump menerima pertanyaan saat konferensi pers wabah virus Corona di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 29 Februari 2020.[REUTERS]

    Presiden AS Donald Trump menerima pertanyaan saat konferensi pers wabah virus Corona di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 29 Februari 2020.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Berkaitan dengan pengendalian virus Corona (COVID-19), Presiden Amerika Donald Trump mengumpulkan eksekutif berbagai maskapai penerbangan di Gedung Putih, Rabu, 4 Maret 2020. Tujuan dari pertemuan itu sendiri untuk memastikan setiap maskapai meningkatkan metode screening serta kebersihan pesawat mereka.

    "Dalam pertemuan berkumpul berbagai perwakilan dari maskapai penerbangan Amerika mulai dari Southwest Airlines Co, United Airlines, American Airlines, hingga Jet Blue. Mereka disambut oleh Trump, Wakil Presiden Mike Pence, dan beberapa pajabat tinggi Amerika," sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 5 Maret 2020.

    Dalam pertemuan itu, Trump juga meminta maskapai untuk bersiap-siap menghadapi penurunan frekuensi penerbangan internasional. Untuk menutupi kekurangan yang terjadi, Trump menyarankan maskapai yang berkumpul untuk menggenjot penerbangan domestik.

    "Mereka tidak meminta bantuan finansial untuk meringankan dampak virus Corona," ujar Trump sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

    Menanggapi hasil pertemuan di Gedung Putih, CEO dari United Airlines, Oscar Munoz, memastikan bahwa maskapainya akan terus menjaga kebersihan pesawatnya. Selain itu, para awaknya sudah mengganti cara bersalaman menjadi fist bump (meninjukan kepalan tangan masing-masing) untuk komunikasi sehari-hari.

    Hal senada disampaikan CEO American Airlines Doug Parker. Selain pihaknya akan meningkatkan kebersihan pesawat, Ia menambahkan maskapai penerbangannya juga akan mempermudah cara penumpang mengganti agenda perjalanan mereka.

    Hingga berita ini ditulis, tercatat sudah ada 80 kasus virus Corona (COVID-19) di amerika diikuti dengan korban meninggal sebanyak 11 orang. Mayoritas kasus berada di negara bagian Washington DC atau ibu kota dari Amerika. Adapun total kasus virus Corona di dunia adalah 95.036 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 3.283 orang dan pasien sembuh 52.898 orang.

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.