Virus Corona di Iran, 77 Orang Tewas dan Pejabat Tinggi Tertular

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus corona, saat mereka berdiri di Grand Bazaar di Teheran, Iran 20 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    Keluarga Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus corona, saat mereka berdiri di Grand Bazaar di Teheran, Iran 20 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus Corona atau COVID-19 telah telah merengut nyawa 77 orang tewas dan 2.336 kasus tertular di Iran. Pejabat tinggi Iran, Kepala Layanan Medis Darurat IranPirhossein Kolivand dinyatakan positif tertular virus mematikan itu.  

    Sebagaimana laporan resmi pemerintah Iran pada Selasa, 3 Maret 2020, Wakil Menteri Kesehatan Iran Alireza Raisi melaporkan 11 kematian baru dan 835 kasus baru. Angka ini merupakan lonjakan terbesar dalam satu hari terhitung sejak wabah mulai menyebar luas di Iran dua pekan lalu.

    Sebelumnya Iran telah berupaya untuk menekan penyebaran virus, termasuk menutup sementara sekolah dan institusi pendidikan, acara publik, dan olahraga hingga membatasi jam kerja pegawai.

    Beberapa pejabat tinggi Iran juga turut menjadi korban akibat virus Corona.

    1. Iraj Harirchi
    Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi dinyatakan positif virus Corona pada 25 Ferbuari lalu. Kejadian itu bermula saat ia sedang mendampingi Ali Rabiei dalam konferensi pers, Iraj terlihat berkeringat dan beberapa kali menyeka wajahnya dengan tisu. Dia kemudian mengungkapkan dalam sebuah video jika dirinya positif terjangkit virus Corona dan akan menjalani karantina di rumah.

    2. Masoumeh Ebtekar
    Kementerian kesehatan Iran melaporkan Wakil Presiden Iran ke-7, Masoumeh Ebtekar positif tertular virus Corona pada 27 Februari lalu. Disusul oleh tujuh pejabat tinggi lainnya yang juga tertular virus Corona.

    3. Mohammad Mirmohammadi
    Seperti dilansir kantor berita Tasnim, virus Corona telah merenggut nyawa Mohammad Mirmohammadi, 72 tahun yang merupakan anggota Dewan Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal pada Senin, 2 Maret 2020.

    4. Pirhoseein Kolivand
    Kepala Layanan Medis Darurat Iran atau EMS Pirhossein Kolivand, dilaporkan terjangkit virus Corona pada Selasa, 3 Maret 2020. Pihak EMS mengatakan, kondisi kesehatan Kolivand baik-baik
    saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

    Khamenei mengimbau masyarakatnya untuk tetap menjaga kebersihan sebagai upaya pencegahan wabah virus Corona. Dia mengklaim Iran sudah bersikap transparan dengan melaporkan setiap detail angka terhadap kasus baru dan juga korban kematian virus Corona tanpa menutupinya. Ia justru menuduh negara lain yang berusaha menutupi fakta yang ada. Khamenei juga terus berdoa agar pasien yang terinfeksi virus Corona dapat segera sembuh.

    SAFIRA ANDINI | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.