6 Warga Amerika Meninggal Karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang AS di atas kapal pesiar Diamond Princess, yang telah memilih untuk pergi, terlihat dalam pesawat evakuasi carteran untuk terbang kembali ke Amerika Serikat, di bandara Haneda di Jepang 17 Februari 2020. Dua penerbangan charter yang dioperasikan oleh Kalitta Air membawa beberapa ratus penumpang Amerika dari kapal berangkat dari Bandara Haneda pada Senin pagi. [Philip dan Gay Courter / via REUTERS]

    Penumpang AS di atas kapal pesiar Diamond Princess, yang telah memilih untuk pergi, terlihat dalam pesawat evakuasi carteran untuk terbang kembali ke Amerika Serikat, di bandara Haneda di Jepang 17 Februari 2020. Dua penerbangan charter yang dioperasikan oleh Kalitta Air membawa beberapa ratus penumpang Amerika dari kapal berangkat dari Bandara Haneda pada Senin pagi. [Philip dan Gay Courter / via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas kesehatan Amerika mengkonfirmasi bahwa 6 warga asal Seattle telah meninggal karena virus Corona (COVID-19). Menaggapi hal tersebut, otoritas kesehatan Amerika berencana meningkatkan kapasitas uji kesehatan mereka untuk memastikan tidak ada pasien yang lolos dari deteksi.

    "Empat dari enam pasien yang meninggal adalah mereka yang sudah lanjut usia atau memiliki rekam medis kronis sebelumnya," ujar Kepala Seattle and King County Public Health Agency, Jeff Duchin, sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Selasa, 3 Maret 2020.

    Hingga berita ini ditulis, total kasus virus Corona di Amerika telah mencapai 102 kasus. Angka tersebut 11 kasus lebih banyak dibandingkan hari Senin kemarin waktu Amerika Serikat.

    Dari sekian banyak negara bagian di Amerika, kebanyakan kasus virus Corona berada di daerah Washington DC. Di ibu kota Amerika tersebut, tercatat ada 18 kasus virus Corona.

    Duchin memprediksi angka tersebut akan terus meningkat untuk beberapa hari atau beberapa pekan ke depan. Apalagi, kata ia, tes kesehatan terhadap ratusan ribu warga Amerika masih berjalan dengan kemungkinan beberapa di antaranya juga tertular virus Corona.

    "Kami memperlakukan situasi ini dengan sangat serius," ujar Duchin.

    Sementara itu, ketua Satgas Virus Corona Mike Pence tetap optimistis situasi bisa dikendalikan. Wakil Presiden Amerika itu menganggap resiko virus Corona di Amerika masih relatif rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara lain yang juga terdampak.

    Sebagai catatan, tiap harinya 200 sample dites terkait virus Corona (COVID-19) di Amerika. Otoritas kesehatan Amerika menargetkan angka tes per hari ditingkatkan ke 1000 tes dalam waktu dekat.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.