Muhyiddin Yassin Dilantik Jadi Perdana Menteri Malaysia Hari ini

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden UMNO Muhyiddin Yassin (kiri) dan mantan perdana menteri Mahathir Mohamad memberikan konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, 12 Oktober 2015. [REUTERS / Olivia Harris / File Foto]

    Wakil Presiden UMNO Muhyiddin Yassin (kiri) dan mantan perdana menteri Mahathir Mohamad memberikan konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, 12 Oktober 2015. [REUTERS / Olivia Harris / File Foto]

    TEMPO.CO, Jakarta - Tan Sri Muhyiddin Yassin akan mengambil sumbah jabatan sebagai perdana menteri Malaysia ke-8 hari ini setelah ditunjuk oleh Raja Malaysia sebagai perdana menteri menggantikan Mahathir Mohamad.

    Istana Negara mengumumkan pelantikan Muhyiddin Yassin, anggota parlemen berusia 72 tahun yang mewakili dapil Pagih, akan digelar pada pukul 10.30 pagi, menurut The Star, 1 Maret 2020.

    Menurut pernyataan Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin, Yang di-Pertuan Agung telah menerima daftar nama calon yang potensial.

    "Setelah mendapatkan calon dari semua perwakilan partai dan anggota parlemen independen, menurut Yang di-Pertuan Agong, orang yang paling mungkin mendapat kepercayaan dari mayoritas anggota parlemen adalah anggota parlemen Pagoh, Muhyiddin.

    "Sejalan dengan itu, Yang di-Pertuan Agong akan menunjuk Muhyiddin sebagai Perdana Menteri sesuai dengan Pasal 40 (2) (a) dan 43 (2) (a) Konstitusi Federal," kata Fadil.

    Malaysiakini melaporkan rombongan yang terdiri lebih dari 15 mobil yang mengangkut anggota parlemen yang sejajar dengan Perdana Menteri baru Muhyiddin Yassin tiba di istana pada 9.48 pagi.

    Lima menit sebelumnya, pembicara Dewan Rakyat Mohamad Ariff Md Yusof juga tiba. Anggota media juga mengetahui bahwa satu dari tiga mobil yang tiba dengan kepala polisi KL 19 sebelumnya membawa kepala pengadilan Tengku Maimun Tuan Mat.

    Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendengarkan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyusul deregistrasi sementara Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) di Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia 5 April 2018. [REUTERS / Lai Seng Sin]

    Namun, penunjukkan Muhyiddin kemungkinan tidak akan memuluskan penyelesaian krisis politik Malaysia setelah Mahathir mengundurkan diri.

    Perdana Menteri interim Dr Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah tidak memberinya audiensi untuk hadir dan memberi kesempatan padanya bahwa ia memiliki dukungan mayoritas anggota parlemen.

    Dikutip dari Malaysiakini, pada konferensi pers pagi ini Mahathir mengatakan presiden Bersatu Muhyiddin Yassin akan dilantik sebagai perdana menteri kedelapan tanpa dukungan mayoritas.

    "Yang kalah akan membentuk pemerintahan, sedangkan pemenang akan menjadi oposisi.

    "Ini adalah situasi yang sangat aneh," kata Mahathir kepada wartawan di Yayasan Al Bukhary di Kuala Lumpur.

    Menurut ketua Bersatu, ia telah menerima dukungan dari 114 anggota parlemen.

    112 adalah jumlah minimum yang diperlukan untuk mayoritas sederhana di Dewan Rakyat, yang memiliki 222 anggota, sebagai syarat konstitusi untuk menentukan perdana menteri Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.