Qatar Laporkan Kasus Pertama Virus Corona, Tertular dari Iran

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus corona, saat mereka berdiri di Grand Bazaar di Teheran, Iran 20 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    Keluarga Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus corona, saat mereka berdiri di Grand Bazaar di Teheran, Iran 20 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Qatar melaporkan temuan kasus pertama virus Corona yang dialami seorang pasien pria berusia 36 tahun.

    Kasus pertama warga Qatar tertular virus Corona dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Iran pada Sabtu, 29 Februari 2020 sebagaimana dilaporkan Reuters.

    Pria itu terjangkit virus mematikan itu setelah kembali dari Iran. Tidak ada penjelasan rinci tentang perkembangan kondisi kesehatan pria Qatar itu.

    Dengan laporan Qatar ini menjadikan Arab Saudi satu-satunya negara di Teluk yang belum melaporkan temuan virus Corona.

    Adapun negara Teluk yang paling parah penularan wabah virus Corona adalah Iran, yakni sebanyak 43 orang tewas dan hampir 600 orang tertular virus mematikan itu.

    Mayoritas kasus infeksi virus Corona pada negara-negara Teluk terjadi setelah mereka berkunjung ke Iran atau menjalin kontak dengan orang-orang yang telah pergi ke Iran.

    Kasus kematian akibat terjangkit virus Corona di wilayah Teluk hanya terjadi di Iran.

    Sementara Kementerian Kesehatan Bahrain melaporkan hari Sabtu ini bahwa ada tambahan tiga kasus tertular virus Corona pada sejumlah warganya yang pulang ke negaranya melalui penerbangan tidak langsung dari Iran. Sehingga total jumlah kasus terjangkit virus Corona menjadi 41 kasus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.