Wabah Virus Corona, Sekjen PBB Saran Batalkan Datang ke New York

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Kasus virus corona di Korea Selatan mengingkat menjadi 3.150 kasus.   Yonhap via REUTERS

    Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Kasus virus corona di Korea Selatan mengingkat menjadi 3.150 kasus. Yonhap via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengeluarkan rekomendasi agar para menteri dan diplomat negara anggota PBB mempersingkat atau membatalkan perjalanan untuk menghadiri pertemuan Komisi Status Perempuan di New York sehubungan wabah virus Corona.

    Rekomendasi Guterres itu disampaikan secara tertulis kepada negara-negara anggota PBB, seperti dilaporkan Reuters, 29 Februari 2020.

    "Dia juga sangat merekomendasikan agar perwakilan yang berkantor di pusat agar menahan diri dari bepergian ke kantor pusat untuk sesi ini," kata Mher Margarayan, Duta Besar Armenia untuk PBB yang menerima surat rekomendasi dari Guterres. 

    Biasanya lebih dari 7 ribu orang menghadiri pertemuan tahunan Komisi Status Perempuan untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan. Pertemuan ini diadakan pada tanggal 9 Hingga 20 Maret mendatang.

    Biro Komisi untuk Status Perempuan mendorong negara-negara anggota untuk menyetujui rekomendasi Guterres pada pertemuan hari Senin ini.

    Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan Guterres membuat rekomendasi itu mengingat situasi wabah virus Corona yang berkembang cepat dan kebutuhan untuk menyeimbangkan pekerjaan penting PBB dan masalah kesehatan masyarakat.

    "Saran ini diberikan oleh Sekretaris Jenderal berdasarkan masukan dari Tim Senior Kebijakan Darurat dan konsultasi yang sangat erat antara Pelayanan Medis PBB dan Badan Kesehatan Dunia," kata Dujarric.

    Wabah Virus Corona yang pertama kali muncul di Wuhan, ibukota provinsi Hubei di Cina telah menjangkiti sekitar 60 negara, lebih dari 85 ribu orang tertular, dan hampir 3 ribu orang meninggal di dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.