WHO Naikkan Risiko Penyebaran Virus Corona Jadi Sangat Tinggi

Ratusan orang menggunakan masker saat mengantre membeli masker setelah semakin meluasnya wabah virus corona di Seoul, Korea Selatan, 27 Februari 2020. Sebanyak 2.022 orang di Korea Selatan terinveksi virus corona. REUTERS/Heo Ran

TEMPO.CO, Jakarta - Penyebaran virus corona yang sangat cepat hingga ke total empat benua dan berdampak pada pasar dunia, telah mendorong Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Jumat, 28 Februari 2020, menaikkan risiko peringatan menjadi sangat tinggi. Wabah virus corona yang mematikan sangat diharapkan segera mereda dalam beberapa bulan ke depan dan aktivitas kembali normal.       

WHO dalam keterangannya menyebut telah menaikkan penilaian risiko global dari tinggi menjadi sangat tinggi dengan tujuan menjadi perhatian penuh otoritas nasional. Data WHO terakhir menunjukkan 82 ribu orang terjangkit virus corona, dengan 2.700 kasus berujung kematian di Cina dan 57 kematian lainnya di 46 negara. 

“Saya rasa setiap negara harus mencek, bangkit, bersiap karena virus ini mungkin saja dalam perjalanan dan Anda harus siap,” kata Kepala WHO Mike Ryan, seperti dikutip dari reuters.com. 

Rumah Sakit Kamkar di kota Qom, Iran, yang diperuntukkan bagi orang yang terkena virus Corona.[Tasnim News Agency/Radio Farda]

Virus corona saat ini sudah menjangkiti Meksiko, Nigeria, Selandia Baru, Lithuania, Belarusia dan Azerbaijan, dimana mereka yang terinfeksi terkait dengan pusat penyebaran di Italia dan Iran. Meksiko telah menjadi negara Amerika Latin kedua yang menangani pasien dengan virus corona setelah Brazil. 

Penyebaran virus corona dikhawatirkan semakin sulit diberantas. Banyak pasien virus corona di Cina dipulangkan ke rumah dan beberapa negara terus mengkonfirmasi adanya pasien-pasien baru yang terjangkit virus corona, kadang beberapa pekan setelah mereka diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.      

Demi menekan penyebaran virus ini, beberapa negara mulai memberlakukan agar sekolah diliburkan dan acara-acara besar dibatalkan. Penyakit yang disebabkan virus corona gejalanya mirip flu. 

Penyebaran virus corona ini telah membuat Switzerland membatalkan pameran mobil internasional Jenewa pada pekan depan. Sedangkan bursa efek New York sudah menyiapkan rencana darurat agar mereka bisa tetap beroperasi jika lantai bursa harus ditutup.






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

15 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

20 jam lalu

Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

Berikut ini adalah sejumlah negara yang telah menerapkan cukai minuman berpemanis.


Hari Jantung Sedunia: Masih Jadi Pembunuh Nomor 1 dan Tema di 2022

1 hari lalu

Hari Jantung Sedunia: Masih Jadi Pembunuh Nomor 1 dan Tema di 2022

Setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia. Berikut ini kilas balik awal Hari Jantung Sedunia dan tema untuk 2022.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Koalisi Partai Politik, Apa Tujuan dan Pengaruhnya?

2 hari lalu

Koalisi Partai Politik, Apa Tujuan dan Pengaruhnya?

Pembentukan koalisi partai politik dilakukan dengan segala pertimbangan politis


Aktor Drakor Lee Seung Gi Ingatkan Berlebih Asupan Garam, Apa Bahayanya?

6 hari lalu

Aktor Drakor Lee Seung Gi Ingatkan Berlebih Asupan Garam, Apa Bahayanya?

Aktor Korea Selatan Lee Seung Gi mendapatkan apresiasi Direktur Jenderal WHO, karena mengingatkan soal batas konsumsi asupan garam harian. Berbahaya?


Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

7 hari lalu

Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

Kasus penangkapan perihal teroris ini disebut sebagai yang pertama terjadi di pulau kecil Eropa utara ini.


Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

8 hari lalu

Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

Berbagai negara dari yang berkembang hingga maju pun memiliki utang. Lantas yang menjadi pertanyaan, mengapa suatu negara perlu untuk berutang?


Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Bahas Akhir Pandemi Covid-19

8 hari lalu

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Bahas Akhir Pandemi Covid-19

'Tapi sekarang pandemi Covid-19 belum berakhir ya'


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

9 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.