Kesal Terjebak Macet, Pria di India Atur Lalu Lintas Selama 2 Jam

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi India memakai masker untuk melindungi diri dari gas buang lalu lintas di persimpangan sibuk di Bangalore, India, 6 April 2015. Perdana Menteri Narendra Modi mendesak warga India untuk mengurangi limbah dan melestarikan sumber daya alam untuk mencegah bencana lingkungan. AP/Aijaz Rahi

    Polisi India memakai masker untuk melindungi diri dari gas buang lalu lintas di persimpangan sibuk di Bangalore, India, 6 April 2015. Perdana Menteri Narendra Modi mendesak warga India untuk mengurangi limbah dan melestarikan sumber daya alam untuk mencegah bencana lingkungan. AP/Aijaz Rahi

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria di India mengatur sendiri lalu lintas selama dua jam setelah kesal terjebak macet.

    Pria bernama Sonu Chauhan saat itu terjebak dalam kemacetan di persimpangan Subhash di Ferozabad pada hari Selasa, 18 Februari 2020, menurut laporan Gulfnews.

    Pria yang jengkel itu langsung pergi ke kantor Inspektur Polisi (SP) untuk mengeluh tentang situasinya.

    SP Sachindra Patel, sebaliknya, meminta Sonu untuk mengelola lalu lintas selama dua jam dan menetapkannya sebagai sukarelawan lalu lintas.

    Sonu mengenakan rompi keselamatan lalu lintas dan helm, duduk di sebuah SUV polisi, dengan beberapa polisi lain menemaninya dan mulai mengatur lalu lintas di persimpangan.

    Inspektur lalu lintas Ferozabad Ramdutt Sharma, yang menemani Sonu, mengatakan, "Challan (tilang) dikenakan kepada delapan kendaraan, karena parkir sembarangan dan karena mengemudi di jalur yang salah."

    Total 1.600 rupee (Rp 320 ribu) denda tilang dikumpulkan. Jumlah denda yang tersisa akan dibayarkan oleh pelaku di kantor lalu lintas.

    "Kami akan melanjutkan percobaan ini dan memastikan partisipasi masyarakat yang lebih baik dalam meningkatkan situasi lalu lintas," kata inspektur. "Kami mengikuti perintah Sonu selama dua jam dan secara efektif mengatur arus lalu lintas dan berhasil menipu jalan."

    Sonu Chauhan mengatakan percobaan mengatur lalu lintas selama dua jam membuatnya sadar betapa sulitnya mengatur lalu lintas ketika anggota masyarakat melanggar aturan.

    "Jika satu kendaraan salah belok, seluruh sistem kacau. Saya pasti sudah menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab setelah percobaan in," katanya setelah mengatur lalu lintas selama dua jam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.