Virus Corona, Pemerintah Pulangkan Jamaah Umrah Bertahap

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menurunkan koper calon jamaah umrah yang batal berangkat ke Jeddah lewat Singapura saat tiba di Bandara International Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 28 Februari 2020. Sebanyak 112 orang calon jamaah umrah dari Sumatera Selatan melalui bandara Changi, Singapura dipulangkan kembali ke tanah air akibat adanya penangguhan visa umrah dan wisata yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi terkait penyebaran virus corona.  ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Petugas menurunkan koper calon jamaah umrah yang batal berangkat ke Jeddah lewat Singapura saat tiba di Bandara International Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 28 Februari 2020. Sebanyak 112 orang calon jamaah umrah dari Sumatera Selatan melalui bandara Changi, Singapura dipulangkan kembali ke tanah air akibat adanya penangguhan visa umrah dan wisata yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi terkait penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Istanbul - Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan pemulangan jamaah umrah yang berangkat melalui Turki.

    Ini dilakukan lewat koordinasi Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Konsulat Jenderal RI di Turki.

    "Menlu terus pantau penanganan WNI jamaah umrah di berbagai airport di Timur Tengah, termasuk Turki. Segera setelah Pemerintah Saudi umumkan kebijakannya, sesuai arahan Menlu kami langsung berkoordinasi dengan Turkish Airlines,” kata Lalu Muhamad Iqbal, kata Dubes RI untuk Turki, dalam rilis yang diterima Tempo pada Jumat, 28 Februari 2020.

    Dubes mengatakan pemerintah telah memulangkan 74 jamaah umrah dari Istanbul kemarin malam. Dan pada hari ini, pemerintah telah memulangkan 93 orang. Masih ada 120 orang jamaah lagi, yang akan dipulangkan besok.

    Pemulangan ini menggunakan maskapai Turkish Airlines, baik yang menuju Jakarta langsung atau Denpasar dan Singapura.

    “Semua akan dipulangkan ke daerah asal tanpa dikenai biaya tambahan apapun. Dan pada saat situasi sudah memungkinkan mereka akan diterbangkan untuk umrah tanpa dikenai biaya tambahan,” kata Iqbal.

    Data pemerintah menunjukkan ada 310 WNI yang umrah dan telah tiba di Istanbul, Turki. Juga ada 910 orang yang telah tiba di Arab Saudi dengan menumpang pesawat Turkish Airlines.

    Secara total, pemerintah telah memulangkan 287 orang jamaah umrah. Masih ada 933 orang jamaah umrah yang akan dipulangkan secara bertahap.

    Pemerintah juga mencatat ada sebagian jamaah yang telah melaksanakan proses umrah meski jumlahnya tidak disebutkan. Mereka akan melanjutkan wisata ke Turki sebelum pulang ke Indonesia.

    Seperti diberitakan pemerintah Arab Saudi mengumumkan penghentian layanan umrah dua hari lalu untuk mencegah penyebaran virus Corona, yagn telah menyebar di sekitar 40 negara. 

    Virus Corona ini berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Cina bagian tengah dan telah menginfeksi lebih dari 78 ribu orang dengan sekitar 2600 orang meninggal karena infeksi saluran pernapasan. Mayoritas korban berada di Cina. 

    KJRI Istanbul bakal mendampingi para jamaah untuk melakukan proses transfer penerbangan saat jamaah umrah tiba di bandara setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.