Pekerja WFP di Somalia dan Sopirnya Dibunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Mogadishu: Seorang pekerja World Food Programme dan sopirnya yang diculik di Somalia minggu lalu telah dibunuh. Keluarga korban hari ini mengatakan telah menemukan tubuh para korban.

    Pria bersenjata menculik keduanya Jumat lalu di kota Dinsor, sekitar 350 kilometer barat Mogadishu, sementara seorang lagi yang berhasil selamat mengatakan pria bersenjata itu mengeluarkan tembakan dan memunculkan kekhawatiran apakah kawan-kawannya dapat selamat.

    "Kami sekarang menguburkan mereka. Kami menemukan tubuh mereka dan mereka dimutilasi secara brutal," kata Geni Abdullahi, saudara perempuan dari sopir itu. "Kami menemukan tubuh-tubuh itu di luar kota Dinsor."

    Istri pekerja WFP, yang menyebutkan namanya sebagai Isho, mengatakan: "Kami telah melihat tubuh mereka yang dilobangi peluru. Kami tidak tahu kenapa mereka membunuhnya."

    Pekerja bantuan sering menjadi tarrget di wilayah  tersebut. Lima sopir WFP telah terbunuh tahun ini. 

    Pekeja bantuan telah mengurangi operasinya di Somalia terkait ketidakamanan karena militan Islam melakukan perang gerilya sejak mereka dikeluarkan oleh pasukan Somalia-Ethiopia di awal 2007.

    Setidaknya 2,6 juta warga Somalia menghadapi kelaparan karena kekurangan pangan yang akut yang disebabkan kekeringan, ketidakamanan, dan inflasi yang tinggi.  Pengawas kelaparan PBB memperingatkan angka itu bisa mencapati 3,5 juta hingga akhir tahun.

    Somalia kehilangan pemerintahan ekfektif sejak 1991 setelah pengusiran diktator Mohamed Siad Barre.

    AFP/ErwinZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.