Sepekan Terakhir, 20 Negara Laporkan Kasus Pertama Virus Corona

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung mengenakan masker pelindung saat berfoto bersama di Venice Carnival di Venesia, Italia, Ahad, 23 Februari 2020. Kota Venesia dipadati wisatawan dari mancanegara saat penyelenggaraan karnaval tahunan tersebut.  REUTERS/Manuel Silvestri

    Sejumlah pengunjung mengenakan masker pelindung saat berfoto bersama di Venice Carnival di Venesia, Italia, Ahad, 23 Februari 2020. Kota Venesia dipadati wisatawan dari mancanegara saat penyelenggaraan karnaval tahunan tersebut. REUTERS/Manuel Silvestri

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam sepekan terakhir bertambah 20 negara yang melaporkan pertama kali menemukan kasus virus Corona.

    Sebanyak 20 negara ini terbentang dari Asia, Eropa, Amerika dan kawasan Timur Tengah.

    Seperti dilaporkan CNN, berikut 20 negara yang baru pertama kali terjangkit virus Corona.

    1. Lebanon.
    2. Oman
    3. Israel
    4. Afganistan
    5. Yunani
    6. Denmark
    7. Austria
    8. Estonia
    9. Rumania
    10. North Macedonia
    11. Georgia
    12. Pakistan
    13. Norwegia
    14. Spanyol
    15. Brasil
    16. Aljazair
    17. Swiss
    18. Croatia
    19. Bahrain
    20. Kuwait.

    Untuk kawasan Eropa, sedikitnya 7 negara telah melaporkan kasus infeksi virus Corona yang pertama dalam dua hari terakhir. Tujuh negara itu adalah Denmark, Estonia, Norwegia, Georgia, Yunani, Rumania dan North Macedonia.

    Sedangkan Italia merupakan negara yang terparah terkena wabah virus Corona di Eropa. Italia juga merupakan negara yang paling parah diserang virus mematikan ini di luar Asia.

    Sementarai di Asia, wabah virus Corona belum juga mereda. Malahan sejumlah negara kini menderita wabah virus Corona yang parah sebagaimana terjadi di Korea Selatan, yakni sebanyak 1.766 kasus dan 13 orang tewas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.