Wabah Virus Corona, Kuwait Tutup Sekolah dan Kampus

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuwait akan menangguhkan semua sekolah dan universitas selama dua minggu untuk mengendalikan wabah virus Corona mulai 1 Maret.[Kuwait Times]

    Kuwait akan menangguhkan semua sekolah dan universitas selama dua minggu untuk mengendalikan wabah virus Corona mulai 1 Maret.[Kuwait Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kuwait akan menangguhkan semua sekolah dan universitas, baik universitas swasta maupun negeri, selama dua pekan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona atau COVID-19.

    Juru bicara pemerintah Tareq Al-Mezrem mengumumkan pada Selasa setelah pertemuan kabinet darurat, penangguhan akan berlaku mulai 1 Maret, dikutip dari Kuwait Times, 27 Februari 2020.

    Kementerian Perdagangan dan Industri Kuwait kemudian mengumumkan pembatalan semua pameran dan acara yang direncanakan serta penerbitan izin yang relevan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

    Dalam sebuah pernyataan pers pada Selasa, kementerian mengatakan tindakan pencegahan diambil sesuai dengan instruksi Kabinet setelah pertemuan pada 17 Februari. Ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan membantu mengendalikan virus Corona atau COVID-19.

    Kementerian Kesehatan Kuwait mengumumkan tujuh kasus infeksi virus Corona pada Rabu sore setelah mengkonfirmasi enam kasus baru pada hari sebelumnya yang terkait dengan perjalanan ke Republik Islam Iran. Total 25 kasus yang dikonfirmasi di Kuwait pada Rabu tengah hari, 26 Februari 2020.

    Alarabiya melaporkan Kuwait akan mengirim pesawat ke Milan, Italia, untuk mengevakuasi warganya pada Kamis. Italia telah mengkonfirmasi 400 lebih kasus virus Corona, dengan 12 kematian sejak Jumat lalu.

    "Kuwait Airways mengumumkan bahwa ... berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Administrasi Umum Penerbangan Sipil, pihaknya akan mengoperasikan satu penerbangan khusus ke kota Milan di Italia untuk mengevakuasi warga Kuwait," tulis akun Twitter Kuwait Airways pada Rabu.

    Lembaga-lembaga pemerintah Kuwait juga telah mendesak masyarakat untuk hanya merujuk ke saluran berita resmi untuk mendapatkan informasi valid tentang virus Corona di tengah rentetan laporan palsu atau hoaks yang viral.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.