Akibat Virus Corona, Thailand Minta Warga Tak Liburan ke 9 Negara

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan Thailand menghimbau warganya untuk tidak berlibur ke sembilan negara. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19) yang kian parah tiap harinya.

    "Untuk saat ini kami menghimbau kalian untuk tidak berpergian ke Cina dan menunda agenda liburan ke negara-negara terpapar virus Corona yang dirasa tidak mendesak," ujar Kementerian Kesehatan Thailand dalam keterangan persnya sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 26 Februari 2020.

    Sembilan negara yang disarankan pemerintah Thailand untuk tidak dikunjungi meliputi Cina, Hong Kong, Singapura, Italia, Macau, Taiwan, Iran, Korea Selatan, dan Jepang. Beberapa di antaranya tengah menghadapi epidemi virus Corona yang semakin parah seperti Korea Selatan di mana jumlah kasus di sana sudah melebihi angka 1000.

    "Jika kamu baru saja kembali dari wilayah terpapar virus Corona seperti Cina, Hong Kong, Taiwan, Macau, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan, kami meminta anda untuk bertahan di rumah dan tidak berpergian selama dua pekan. Tolong peringatkan anggota keluarga anda juga untuk tetap waspada," ujar Dr. Sukhum Kanchanapimai sekretaris dari Kementerian Kesehatan Thailand.

    Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus virus Corona di seluruh dunia sudah mencapai 81.133 kasus dengan jumlah korban meninggal 2.766 orang. Sebagian besar angka tersebut berasal dari Cina di mana menyumbang 78.064 kasus serta 2715 korban meninggal.

    Peringkat dua dalam hal jumlah kasus dan korban meninggal adalah Korea Selatan. Di sana ada 1.261 kasus virus Corona dan 12 korban meninggal.

    Sementara itu, di Thailand, tercatat ada 40 kasus virus Corona di sana. Namun, tidak ada korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19)

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.