Pejabat Cina Salahkan Petugas Soal Wabah Virus Corona di Penjara

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah memproduksi masker di Mask Factory, di Hong Kong, Cina, 19 Februari 2020. Wabah Virus Corona di sejumlah negara membuat produski masker meningkat drastis. REUTERS/Tyrone Siu

    Pekerja tengah memproduksi masker di Mask Factory, di Hong Kong, Cina, 19 Februari 2020. Wabah Virus Corona di sejumlah negara membuat produski masker meningkat drastis. REUTERS/Tyrone Siu

    TEMPO.COBeijing – Seorang pejabat tinggi di kementerian Kehakiman Cina menyalahkan petugas atas ratusan infeksi virus Corona di penjara.

    Otoritas Cina menyebut ada 555 kasus infeksi di sejumlah penjara meskipun belum ada korban jiwa. Saat ini, virus Corona telah menewaskan sekitar 2.700 orang dan menginfeksi sekitar 78 ribu orang di Cina daratan.

    “Penyebaran penyakit ini merefleksikan manajemen penjara dan upaya pencegahan penyebaran penyakit ini,” kata Xiong Xuanguo, deputi menteri Kehakiman, seperti dilansir Reuters Rabu, 26 Februari 2020.

    Xong mengatakan penjara perempuan di pusat Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina bagian tengah, terletak sekitar seratus meter dari sebuah rumah sakit.

    Kedua fasilitas ini menggunakan layanan penghentian bus yang sama.

    Sedangkan mengenai kasus infeksi virus Corona di Provinsi Shandong dan Zhejiang, yang terletak di bagian timur Cina, petugas keamanan mengatakan tidak ada kontak dengan individu dari Provinsi Hubei.

    “Petugas polisi kami di setiap level tidak membuat laporan yang benar,” kata Xong.

    Kasus penyebaran virus Corona ini, seperti dilansir Aljazeera, menyebar dari Kota Wuhan. Sumber penyebaran adalah hewan liar seperti kelelawar yang dijual di pasar hewan itu. Pemerintah telah menutup pasar hewan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.