Khawatir Virus Corona, Uang Kertas pun Disterilkan

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai upaya dilakukan pemerintah Cina untuk menekan pertumbuhan kasus virus Corona(COVID-19). Langkah terbaru adalah mensterilkan uang kertas. Pemerintah Cina meminta lembaga pemberi pinjaman untuk membersihkan dan mengeringkan uang kertas mereka di tempat kering untuk mematikan virus Corona.

    "Pemerintah Cina telah meminta lembaga pemberi pinjaman untuk mensterilkan dan menyimpan uang kertas mereka di tempat kering selama tujuh hari," sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu, 26 Februari 2020.

    Permintaan untuk mensterilkan uang tersebut disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Asuransi, dan Perbankan Pemerintah Cina (CBIRC). Uniknya, permintaan tersebut tidak ikut menyampaikan secara detil bagaimana uang harus disterilkan.

    Tak berhenti di sterilisasi uang, pemerintah Cina juga meminta lembaga keuangan seperti bank untuk secara rutin mensterilkan alat-alat yang digunakan nasabah. Beberapa di antaranya adalah mesin ATM, mesin Electronic Data Capture (EDC), meja teller, dan sebagainya.

    "Cairan pembersih juga harus disediakan di counter atau tempat lainnya di mana nasabah menghitung uang mereka," ujar CIBRC.

    Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus virus Corona (COVID-19) di seluruh dunia sudah mencapai 81.005 kasus. Selain itu, sebanyak 2763 orang tewas akibat virus tersebut. Adapun jumlah mereka yang sembuh juga terus meningkat menjadi 30.002 orang.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.