Suriah Memanas, PBB Prihatin Keselamatan Warga Sipil

Foto diambil dari video yang dirilis pada Sabtu, 7 Juli 2018 oleh Media Militer Suriah milik pemerintah, yang menunjukkan konvoi kendaraan militer Suriah dekat perbatasan Naseeb dengan Yordania, di provinsi selatan Daraa, Suriah.[Media Militer Suriah Tengah via AP]

TEMPO.CO, Jakarta - Wilayah barat Suriah menghadapi menghadapi krisis perlindungan besar-besaran setelah lebih dari tiga juta orang terjebak dalam zona perang. PBB pada Senin, 24 Februari 2020 memperingatkan ini adalah krisis besar dan masalah fundamental. 

“Lebih dari 3 juta warga sipil terjebak di sebuah zona perang di Idlib. Peperangan telah mendesak mereka ke dalam area yang lebih kecil dekat perbatasan Turki,” kata Mark Cutts, koordinator bidang kemanusiaan untuk krisis Suriah, seperti dikutip dari aa.com.tr.

Asap membubung usai serangan yang dilancarkan pemberontak Suriah pro-Turki di atas kota Ras al Ain, Suriah, 16 Oktober 2019. Perang antara milisi pemberontak Suriah pro-Turki dengan pasukan Kurdi Suriah kembali pecah sejak militer AS menarik diri dari perbatasan. REUTERS/Murad Sezer

Menurut Cutts, Turki tidak ingin kedatangan lagi pengungsi karena saat ini mereka telah menampung 3,6 juta pengungsi. Jumlah itu lebih besar dari yang ditanggung negara lain di dunia. Kendati begitu, PBB saat ini sedang mengupayakan agar Turki memastikan tetap membuka pintu perbatasannya. 

Pertempuran saat ini semakin membahayakan hingga ke area – area tempat tinggal lebih dari satu juta orang yang tinggal di tenda-tenda, bahkan tinggal bergantian di tenda dalam situasi yang membahayakan ini. jika orang-orang semakin terdesak ke area yang lebih kecil, PBB khawatir akan melihat lebih banyak pertumpahan darah dan pembantaian terhadap warga sipil. 

Sebelumnya pada musim panas lalu, sekitar 400 ribu orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka menyusul eskalasi yang berlanjut pada Desember 2019. Sejak itu, lebih banyak orang-orang yang meninggalkan tempat tinggal mereka karena tidak aman. 

“Jumlah masyarakat yang terlantar, mengejutkan. Dalam 9 tahun perang sipil Suriah, ada sekitar 12 juta warga Suriah yang meninggalkan tempat tinggal mereka dan pidah ke tempat yang lebih aman,” kata Cutts. 

Ada sekitar 5,5 juta pengungsi yang berlindung ke luar Suriah dan 6,5 juta terlantar di dalam negeri. Sedangkan di wilayah barat Suriah ada lebih dari 2,5 juta warga yang terlantar, yang dari jumlah tersebut 900 ribu melarikan diri dalam dua bulan terakhir. 

“Jadi, ini angka yang sangat besar bagi krisis perlindungan. Kekhawatiran kami area yang padat penduduk bakal menjadi target,” kata Cutts. 

Sebagian besar kota-kota dan desa-desa di Suriah kosong. Banyak rumah sakit, sekolah, pasar, toko roti dan sumber air remuk oleh serangan udara dan pertempuran dalam beberapa bulan terakhir. Banyak masyarakat yang saat ini merasa diteror, trauma dan hidup dalam ketakutan.   

         






PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

13 jam lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

1 hari lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

4 hari lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.


Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

5 hari lalu

Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Memobilisasi militer ke Ukraina ke menuai protes, salah satunya dari editor kanal berita asal Rusia, RT.com


Jumlah Korban Perahu Migran Terbalik Bertambah Jadi 94 Orang

5 hari lalu

Jumlah Korban Perahu Migran Terbalik Bertambah Jadi 94 Orang

Jumlah korban tewas akibat tenggelamnya perahu pembawa migran dari Lebanon bertambah menjadi 94 orang


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

5 hari lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


Kunjungi UNS Solo, Duta Besar Ukraina Beberkan Kondisi di Medan Perang

6 hari lalu

Kunjungi UNS Solo, Duta Besar Ukraina Beberkan Kondisi di Medan Perang

Acara itu merupakan bagian dari kunjungan kerja Duta Besar Ukraina ke beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.


PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

7 hari lalu

PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

Komisi PBB urusan Ukraina mengaku telah mengantongi sejumlah bukti adanya dugaan kejahatan perang di area-area yang sebelumnya diduduki tentara Rusia.


Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

7 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

7 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.