Batuk Tak Pakai Masker, Penumpang Kereta di Jepang Cekcok

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta di Jepang pada Selasa, 18 Februari 2020, memencet tombol darurat karena penumpang disampingnya batuk tapi tak pakai masker. Sumber: Kyushu Asahi Broadcasting Co. Ltd/asiaone.com

    Penumpang kereta di Jepang pada Selasa, 18 Februari 2020, memencet tombol darurat karena penumpang disampingnya batuk tapi tak pakai masker. Sumber: Kyushu Asahi Broadcasting Co. Ltd/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang laki-laki yang mengendarai kereta subway di Fukuoka, Jepang, memencet tombol darurat setelah seorang penumpang lainnya batuk, tetapi dia tidak memakai masker. Penumpang ini rupanya diketahu duduk saling bersebelahan. 

    Dikutip dari japantoday.com, kejadian ini diungkap oleh Biro Transportasi Fukuoka, Jepang, pada Kamis, 20 Februari 2020. Sedangkan kejadian ini terjadi pada Selasa, 18 Februari 2020 sekitar pukul 8 malam dalam sebuah perjalanan Tenjin-minami dan stasiun Hashimoto di jalur Nanakuma.

    Penumpang yang tidak dipublikasi identitasnya itu marah pada penumpang disampingnya karena batuk tapi tak pakai masker. Walhasil, dia pun memencet tombol gawat darurat yang ada dalam subway. 

    Kedua penumpang itu lalu diminta keluar di stasiun berikutnya, yakni stasiun Befu. Penumpang yang marah itu mengatakan penumpang yang batuk tersebut bisa saja menyebarkan virus lewat batuknya itu sehingga dia seharusnya memakai masker. 

    Kejadian ini telah membuat kereta terlambat beberapa menit karena petugas stasiun kereta mencoba menenangkan kedua penumpang laki-laki itu. 

    Sumber di Biro Transportasi Fukuoka mengatakan masyarakat saat ini waswas dengan penyebaran virus corona sehingga para penumpang di dalam kereta di dorong agar menggunakan masker dan menjalankan gaya hidup bersih serta beretika ketika batuk atau bersin. Namun para penumpang tidak disarankan untuk memencet tombol darurat untuk insiden semacam itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.