Inggris Kebobolan 45 Ribu Data Pribadi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Reputasi buruk mencoreng Kementerian Kehakiman Inggris. Hingga semester 2008 ini telah terjadi kehilangan data mencapai 45 ribu orang. Data tersebut termasuk data pribadi, nomor asuransi nasional, dan catatan kriminal. Suatu insiden telah menghilangkan data bank dan informasi mengenai 27 ribu orang yang bekerja untuk menyuplai kantor kementerian.

    Pada Januari, komputer jinjing berisi 14 ribu penunggak denda hilang. Di dalamnya terdapat  data nama, tanggal lahir, alamat, dan nomor asuransi nasional. Juru Bicara LIberal Democrat, Justice, mempertanyakan keseriusan pemerintah menyimpan kerahasiaan warganya. " Bagaimana kementerian bisa menawarkan kartu tanda penduduk secara universal, jika keamanannya saja meragukan."

    Sementara itu, jumlah anak yang diimput Basis Data Nasional Inggris hampir 40 ribu orang. Sebuah peningkatan hampir 3 kali lipat sejak dua tahun lalu, yang hanya berkisar 15 ribu. Menteri Muda Meg Hiller mengungkapkan, data tersebut mewakili 13 persen anak berusia 10-17 tahun.

    Hiller menyatakan sampai April 2008 terdapat 349.934 DNA dalam basis data komputer milik Kepolisian Nasional. DNA tersebut milik remaja yang berusia di bawah 18 tahun. "Dari data tersebut, 87, 1 persennya telah mendapat bukti teguran atau peringatan terakhir," tulis Hiller dalam jawabannya ke Parlemen.

    The Times| Dianing Sari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.