WNI di Brunei Darussalam Berpartisipasi di Pawai Hari Kebangsaan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI di Brunei Darussalam pada Minggu, 23 Februari 2020 mengikuti parade Hari Kebangsaan ke-36 Brunei Darussalam. Sumber: dokumen KBRI

    WNI di Brunei Darussalam pada Minggu, 23 Februari 2020 mengikuti parade Hari Kebangsaan ke-36 Brunei Darussalam. Sumber: dokumen KBRI

    TEMPO.CO, Jakarta - WNI di Brunei Darussalam pada Minggu, 23 Februari 2020, ikut berpartisipasi dalam parade peringatan Hari Kebangsaan ke-36 Brunei Darussalam. Penampilan sekitar 130 WNI yang memakai pakaian adat dan batik dalam acara itu, menuai kekaguman dari para penonton.   

    KBRI Bandar Seri Begawan dalam keterangannya menjelaskan delegasi Indonesia dalam parade itu dipimpin oleh Ketua Permai (Persatuan Masyarakat Indonesia), Mukhidin Umar. Ikut pula 27 peserta staf KBRI dan kalangan remaja yang memakai baju adat dari Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan NTT. Sementara 110 WNI lainnya memakai baju seragam batik hitam kecoklatan.

    WNI di Brunei Darussalam pada Minggu, 23 Februari 2020 mengikuti parade Hari Kebangsaan ke-36 Brunei Darussalam. Sumber: dokumen KBRI

    Delegasi Indonesia dalam parade ini menyusuri jalan Ibu Kota Bandar Seri Begawan sepanjang 750 meter dari gedung Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah menuju ke arah Dermaga Diraja. Parade berakhir di Taman Haji Sir Muda Omar 'Ali Saifuddien untuk memberikan salam hormat kepada Sultan Haji Hassanal Bolkiah, keluarga diraja, pejabat tinggi Brunei, dan Korps Diplomatik di Tribun Kehormatan.

    Pada Tribun Kehormatan, Sultan Haji Hassanal Bolkiah tampak berdiri dan melambai-lambaikan tangan sambil tersenyum bagi peserta barisan Indonesia. Turut menyaksikan dari tribun bersama Sultan yaitu Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko.

    “Saya mengapresiasi partisipasi WNI dan staf KBRI yang turut memeriahkan Parade Hari Kebangsaan Brunei dan memperagakan kekayaan budaya Indonesia melalui baju adat yang beragam bentuk dan warnanya,” ucap Dubes Sujatmiko.

    Pawai tahunan ini diadakan untuk merayakan Hari Nasional Brunei Darussalam yang jatuh pada tanggal 23 Februari. Parade ini diikuti oleh 161 kelompok/delegasi dengan total peserta 26.534 orang yang terdiri dari kelompok militer, pemerintah, swasta, sekolah serta komunitas lokal dan asing. Selain Indonesia, komunitas asing yang mengikuti Parade kali ini yaitu beberapa negara anggota ASEAN dan India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.