Xi Jinping Sebut Wabah Virus Corona Darurat Terbesar Cina

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di pusat perbelanjaan di Daejeon, Korea Selatan, 22 Februari 2020. Yonhap via REUTERS

    Sejumlah petugas menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di pusat perbelanjaan di Daejeon, Korea Selatan, 22 Februari 2020. Yonhap via REUTERS

    TEMPO.COBeijing – Presiden Cina, Xi Jinping, mengatakan wabah infeksi virus Corona merupakan kondisi gawat darurat kesehatan publik terbesar yang pernah dialami Cina. Negara ini merdeka pada 1949.

    “Proses transmisinya sangat cepat, infeksinya meliputi area yang sangat luas, dan menjadi sangat sulit untuk dicegah dan dikontrol,” kata Xi Jinping dalam pertemuan kabinet membahas penanganan wabah ini seperti dilansir CCTV dan dikutip Aljazeera pada Ahad, 23 Februari 2020.

    Xi Jinping juga mengatakan semua pihak harus belajar dari kekurangan yang tampak saat menangani wabah ini. Ini merupakan pengakuan yang langka dari pemimpin tertinggi Cina.

    “Ini merupakan krisis bagi kita dan merupakan tes yang besar,” kata Xi Jinping seperti dilansir Straits Times.

    Saat ini, jumlah kasus infeksi virus Corona nyaris mencapai sekitar 77 ribu kasus di Cina daratan. Sedangkan korban tewas telah mencapai 2.345 orang. Ada 24 negara yang juga mengalami wabah virus Corona meskipun jumlah kasusnya masih relatif kecil. Korea Selatan menjadi negara dengan infeksi virus Corona terbanyak yaitu 346 kasus.

    Reuters melansir wabah virus Corona ini menyebar dari pasar hewan liar di Kota Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Penyebaran virus Corona ini diduga melalui kelelawar dan trenggiling. WHO meminta semua negara mengalokasikan dana yang cukup mengatasi wabah ini agar tidak menyebar semakin luas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.