Pangeran Harry Tidak Jadi Gunakan Kata Royal untuk Bisnis Barunya

Reporter

Editor

Budi Riza

Setelah mundur, Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama keluarganya akan membagi waktu mereka antara Inggris dan Amerika Utara, sambil terus menghormati tugas mereka kepada Ratu, Persemakmuran, dan patreon mereka. Mereka juga akan mengelola badan amal yang bernama Sussex Royal. Daniel Leal-Olivas/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, London Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle memutuskan tidak akan menggunakan kata “Royal” untuk bisnis baru yang akan mereka tekuni.

Juru bicara dair Duke dan Duchess of Sussex ini mengatakan ini terkait aturan main dari pemerintah Inggris.

Pasangan ini memutuskan tidak akan menggunakan kata “Royal” pada nama organisasi nirlaba yang awalnya akan diberi nama Sussex Royal Foundation.

“Duke dan Duchess of Sussex tidak berencana menggunakan kata “Sussex Royal”,” kata juru bicara pasangan ini seperti dilansir CNN pada 21 Februari 2020.

Harry merupakan anak kedua dari pasangan Pangeran Charles dan Lady Diana. Dia memiliki saudara tua yaitu Pangeran William.

Harry dan Meghan memutuskan pada Januari 2020 untuk tidak menjadi anggota keluarga kerajaan aktif. Ini karena mereka ingin mengembangkan bisnis sendiri dan tidak lagi bergantung pada anggaran kerajaan.

Pasangan Pangeran Harry dan Meghan telah sepakat sebelumnya untuk berhenti menggunakan gelar kebangsawanan His and Her Royal Highness.

Mereka juga tidak mendapatkan pendanaan dari negara, dan mengembalikan dana Sovereign Grant, yang digunakan untuk merenovasi rumah resmi saat menjadi bangsawan Inggris.

Pada saat yang sama, muncul informasi bahwa pasangan ini telah mengajukan hak cipta untuk merek “Sussex Royal”, yang meliputi berbagai produk seperti pakaian, barang cetakan, pengumpulan dana, edukasi dan layanan sosial.

Namun, upaya pengajuan hak cipta untuk merek ini akhirnya ditarik. Juru bicara pasangan ini mengatakan langkah itu sebenarnya dilakukan sebagai tindakan proteksi untuk mengikuti masukan mengikuti model “The Royal Foundation”.

Pasangan ini kembali ke Inggris pada Februari 2020 untuk melakukan tugas resmi terakhir sebelum akhirnya mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris.

Pada Rabu, pihak kerajaan mengumumkan kantor milik Pangeran Harry dan Meghan, yang terletak di Istana Buckingham, akan tutup. Pasangan ini bakal memulai masa transisi selama 12 bulan dimulai dari 31 Maret 2020.






Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

2 jam lalu

Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan krisis di Inggris adalah contoh potensi musibah ekonomi secara global.


Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

5 jam lalu

Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

Iran memanggil duta besar Inggris untuk kedua kalinya sejak protes nasional meletus bulan lalu, karena menilai Barat memprovokasi demo


Alasan Khusus Meghan Markle Memakai Busana Merah di Foto Barunya dengan Pangeran Harry

14 jam lalu

Alasan Khusus Meghan Markle Memakai Busana Merah di Foto Barunya dengan Pangeran Harry

Selama bertahun-tahun, merah telah menjadi warna kekuatan yang jelas bagi Meghan Markle


4 Oktober Hari Hewan Sedunia, Sejak Kapan?

1 hari lalu

4 Oktober Hari Hewan Sedunia, Sejak Kapan?

4 Oktober diperingati sebagai Hari Hewan Sedunia, untuk mencintai, menghargai, dan menghormati seluruh spesies hewan. Begini asal usulnya.


Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

1 hari lalu

Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

Inggris menyambut baik pernyataan penolakan Indonesia tentang referendum palsu Rusia dan pencaplokan secara ilegal wilayah kedaulatan Ukraina.


Inggris Janji Akan Terus Dukung Ukraina

1 hari lalu

Inggris Janji Akan Terus Dukung Ukraina

Inggris memiliki ketahanan strategis untuk mendukung Ukraina sampai perang dengan Rusia dimenangkan


Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

2 hari lalu

Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

Eropa dihantui wabah sifilis sehingga membuat bintang film dewasa berhenti bekerja. Mereka menuntut dibentuknya serikat pekerja bintang film panas. .


Raja Charles III Disebut Tak Akan Hadiri Pertemuan United Nations COP27

3 hari lalu

Raja Charles III Disebut Tak Akan Hadiri Pertemuan United Nations COP27

Sumber di Kerajaan Inggris menyebut Raja Charles III bakal absen dari United Nations COP27 summit, namun hal ini belum dikonfirmasi Kerajaan.


Hasil Piala Dunia Amputasi 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Inggris

3 hari lalu

Hasil Piala Dunia Amputasi 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Inggris

Timnas sepak bola amputasi Indonesia menelan kekalahan kedua di Piala Dunia Amputasi 2022.


Mendagri Inggris Sebut Terlalu Banyak Pekerja Migran Keterampilan Rendah

3 hari lalu

Mendagri Inggris Sebut Terlalu Banyak Pekerja Migran Keterampilan Rendah

Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman mengatakan, negara itu memiliki terlalu banyak pekerja migran berketerampilan rendah