Virus Corona, WHO Minta Negara Waspada Meski Tren Menurun

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria dengan pakaian pelindung terlihat di dek keenam kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Infeksi virus corona di dalam kapal mewah berbendera Inggris ini meningkat menjadi 621 orang pada Rabu. Twitter/@DAXA_TW/REUTERS.

    Seorang pria dengan pakaian pelindung terlihat di dek keenam kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Infeksi virus corona di dalam kapal mewah berbendera Inggris ini meningkat menjadi 621 orang pada Rabu. Twitter/@DAXA_TW/REUTERS.

    TEMPO.COJenewa – Lembaga Kesehatan Dunia atau WHO memperingatkan semua negara untuk tetap waspada terhadap penyebaran wabah virus Corona atau COVID-19 meski terjadi tren penurunan jumlah korban infeksi.

    Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan infeksi wabah virus Corona ini masih bisa terus menyebar di luar Cina.

    “Kita senang dengan tren penurunan ini tapi ini bukannya waktu untuk berleha-leha,” kata Tedros dalam briefing di Jenewa, Swiss, seperti dilansir Channel News Asia pada Jumat, 21 Februari 2020.

    Saat ini, ada 25 negara yang telah melaporkan infeksi virus Corona di wilayahnya termasuk yang terakhir Iran. Jumlah infeksi mencapai 1.076 kasus.

    Jumlah ini relatif sedikit dengan kasus infeksi virus Corona, yang mengenai sekitar 75 ribu orang di dalam Cina. “Itu mungkin tidak akan terus sama dalam jangka panjang,” kata dia.

    Wali Kota Daegu, Korea Selatan, mendorong masyarakat untuk tinggal di rumah setelah terjadinya peningkatan jumlah infeksi akibat kegiatan jamaah sebuah gereja. Daegu merupakan kota terbesar keempat di sana.

    Tedros mengatakan otoritas medis Korea Selatan telah melaporkan 104 kasus infeksi virus Corona. Jumlah ini termasuk 22 kasus baru pada Kamis.

    Tedros juga mengatakan telah mengontak sekitar 12 manufaktur utama untuk pembuatan masker wajah, kaca mata dan pakaian anti-virus agar para pekerja kesehatan bisa mendapatkan peralatannya saat bertugas menangani pasien virus Corona. “Ada sinyal positif dari manufaktur,” kata Tedros.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.