Jaringan Komunikasi Presiden Trump Alami Kebocoran Data

Reporter

Editor

Budi Riza

Ilustrasi hacker. (e-propethic.com)

TEMPO.COWashington – Lembaga pertahanan Amerika Serikat, yang menangani jaringan komunikasi terenkripsi Presiden Donald Trump, diduga mengalami kebocoran informasi.

Informasi yang bocor mengenai nomor keamanan sosial dan data pribadi lain yang terdapat dalam jaringan itu.

Ini diketahui lewat surat bertanggal 11 Februari 2020, yang menyatakan data pribadi kemungkinan telah bocor akibat kebocoran data dari sistem komputer yang dikelola Lembaga Sistem Informasi Pertahanan atau DISA. Kebocoran ini diduga terjadi pada Mei – Juni 2019.

“Lembaga ini menyediakan jalur komunikasi langsung dan dukungan teknologi informasi untuk Presiden, wakil Presiden Mike Pence, staf dan Dinas Rahasia, serta kepala staf gabungan serta pejabat senior dari angkatan bersenjata,” begitu dilansir Reuters mengutip keterangan di situs lembaga ini seperti dilansir pada Kamis, 20 Februari 2020.

Surat DISA ini tidak menjelaskan lebih jauh jenis kebocoran dan jaringan yang telah mengalami kebocoran informasi.

Gedung Putih belum merespon permintaan komentar mengenai informasi ini.

Istilah kebocoran data bisa memiliki banyak makna dari peretasan oleh hacker dengan memasuki jaringan komputer hingga server terenkripsi yang terekspos secara tidak sengaja ke Internet.

Surat itu juga menyatakan lembaga DISA ini belum menemukan adanya bukti data pribadi itu telah disalahgunakan. Tapi, lembaga telah memberitahu individu yang kemungkinan datanya telah diambil.

Juru bicara Pentagon, Chuck Prichard, mengatakan individu yang kemungkinan terdampak kebocoran data ini telah diberikan informasi mengenai tindakan yang bisa diambil untuk meminimalisir dampak negatif dari kebocoran data itu.

DISA memiliki markas di Fort Meade di Maryland memiliki sekitar 8 ribu pegawai sipil dan militer. Prichard tidak merinci berapa banyak data pegawai yang bocor tapi masalah ini sudah diinvestigasi dan langkah penanganan untuk mengamankan jaringan komputer sudah dilakukan.

Selain menyediakan layanan komunikasi aman tiompungkat tinggi, DISA juga bertugas mereformasi proses pemberian akses keamanan kepada pejabat pemerintah. Ini dilakukan menyusul kebocoran data yang dialami Kantor Manajemen Personil Amerika pada 2014 dan 2015. Kebocoran informasi ini berdampak pada data milik 21 juta pegawai dan pejabat serta mantan pegawai pemerintah.






Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

1 hari lalu

Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

Militer Amerika Serikat mengklaim telah membunuh seorang pemimpin kelompok radikal al Shabaab dalam sebuah serangan udara sepanjang akhir pekan lalu


Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

1 hari lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

2 hari lalu

Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

Rencana baru yang disetujui pada Sabtu, 1 Oktober 2022, menyepakati pemilu Presiden Chad mundur selama dua tahun.


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

5 hari lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

7 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

7 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

8 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

9 hari lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

9 hari lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.