Potensi Kerja Sama Baru Indonesia - Rusia

Seminar "Menuju Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia: Tantangan dan Peluang" dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia di MGIMO University (18/2/2020). Sumber: dokumen KBRI Rusia

TEMPO.CO, Jakarta - Memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Rusia yang jatuh pada tahun ini, Kedutaan Besar RI atau KBRI Moskow, Rusia, pada Selasa, 18 Februari 2020, menggelar acara seminar mengangkat tema “Menuju Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia: Tantangan dan Peluang”. Pembicara utama seminar adalah Mikhail Fradkov, Perdana Menteri Rusia periode 2004-2007 yang juga Direktur Institut Kajian Strategis Rusia.

Dalam pidatonya, Fradkov mengatakan hubungan Indonesia dan Rusia dalam tingkat pembaharuan di tengah perkembangan situasi yang kompleks dan dinamis yang terjadi di kawasan dan dunia. Kerja sama bidang tradisional kedua negara masih menjadi fokus, seperti teknik mesin, teknik militer, pariwisata dan pertanian. Akan tetapi, terdapat peluang besar mengembangkan kerja sama di bidang lainnya, seperti kesehatan dan industry farmasi, penerbangan sipil, energi, keamanan siber, pendidikan dan pelatihan.

Pernyataan Fradkov itu sejalan dengan pandangan Fajrin Rasyid, CEO Bukalapak yang ikut memberikan pemaparan dalam seminar itu. Fajrin menilai kerja sama bidang ekonomi digital masih memiliki peluang yang besar. Perkembangan ekonomi digital yang sangat cepat di era revolusi industri 4.0 saat ini berpeluang lebih meningkatkan kerja sama di antara para pelaku ekonomi Indonesia dengan Rusia, dan Bukalapak siap menjalin kerja sama dengan perusahaan startup Rusia.

Pameran foto Indonesia “Faces of Indonesia” di MGIMO University dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia di MGIMO University. Pameran berlangsung pada 15-21 Februari 2020. Sumber: dokumen KBRI Rusia

KBRI Moskow dalam keterangannya menjelaskan acara yang diselenggarakan di Universitas MGIMO (Moscow State of International Relations), juga dihadiri oleh M. Wahid Supriyadi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia merangkap Belarus, Anatoly Torkunov, Rektor Universitas MGIMO, dan Victor Sumsky, Direktur ASEAN Centre di Universitas MGIMO. 

Duta Besar Wahid Supriyadi mencatat pada peringatan 70 tahun hubungan diplomatik dapat dilihat kerja sama kedua negara di berbagai bidang pada tingkat yang lebih tinggi. Kedekatan personal dan saling pengertian dari pemimpin kedua negara menjadi pusat kesuksesan hubungan dan kerja sama. 

“Indonesia memiliki dialog yang intensif dengan Rusia, seperti di bidang politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, dan budaya yang menunjukan luas dan dalamnya hubungan kedua negara kita,” kata Dubes Wahid. 

Selain seminar, peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia di Universitas MGIMO dirangkai juga dengan pameran foto Indonesia “Faces of Indonesia” karya fotografer Rusia, Sergey Kovalchuk. Sebanyak 23 foto berukuran besar menampilkan beragam wajah dan aktifitas warga Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia, menghiasi aula Atrium Universitas MGIMO. Pameran berlangsung tanggal 15-21 Februari 2020.

Rencananya seminar yang sama juga diselenggarakan di Kota St. Petersburg, Rusia, pada 20 Februari 2020 waktu setempat. Seminar itu hasil kerja sama KBRI Moskow dengan Pemerintah Kota St. Petersburg.






5 Kebiasaan Perawatan Diri yang Dapat Meningkatkan Hubungan Percintaan

34 menit lalu

5 Kebiasaan Perawatan Diri yang Dapat Meningkatkan Hubungan Percintaan

Meluangkan waktu untuk perawatan diri sendiri benar-benar suatu keharusan untuk setiap hubungan yang sehat.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

34 menit lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

1 jam lalu

Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

Pasukan Ukraina dan Rusia terkunci dalam pertempuran sengit di berbagai bagian Ukraina pada Selasa di hari terakhir referendum pencaplokan Moskow.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

1 jam lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

2 jam lalu

Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

Kepolisian Uruguay menangkap kepala keamanan pribadi presiden Luis Lacalle Pou karena membantu warga Rusia masuk secara ilegal


Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

3 jam lalu

Diplomatnya Diusir Rusia, Jepang Protes Keras dan Siapkan Pembalasan

Tokyo mengajukan protes keras dan akan melakukan pembalasan karena diplomatnya diusir Rusia karena dianggap mata-mata


Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

4 jam lalu

Diduga Mata-mata, Konjen Jepang di Vladivostok Diusir Rusia

Pemerintah Rusia mengusir Konjen Jepang di Vladivostok, Motoki Tatsunori atas tuduhan spionase


Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

5 jam lalu

Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

Putin, mantan kepala mata-mata Rusia, mengatakan pada 2017 bahwa Edward Snowden salah karena membocorkan rahasia AS


Pipa Gas Rusia Nord Stream 2 Bocor di Baltik

5 jam lalu

Pipa Gas Rusia Nord Stream 2 Bocor di Baltik

Pemerintah Denmark meminta kapal menghindari radius lima mil laut dari pulau Bornholm setelah terjadi kebocoran gas dari pipa Nord Stream 2 Rusia


Pidato di Sidang Umum PBB, Retno Marsudi Menyerukan Kerja Sama Global

5 jam lalu

Pidato di Sidang Umum PBB, Retno Marsudi Menyerukan Kerja Sama Global

Mewakili Presiden Joko Widodo di Sidang Umum PBB, Menlu Retno menyoroti perlunya kerja sama global di tengah ketegangan geopolitik dan ancaman krisis ekonomi.