Hilang Diculik 20 Tahun, Anak Ini Bersatu Lagi dengan Keluarga

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moussa al-Khanezi, kanan, berjumpa dengan keluarga biologisnya pada Selasa, 18 Februari 2020. Sumber: Screengrab/english.alarabiya.net

    Moussa al-Khanezi, kanan, berjumpa dengan keluarga biologisnya pada Selasa, 18 Februari 2020. Sumber: Screengrab/english.alarabiya.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Moussa al-Khanezi, seorang laki-laki Arab Saudi yang diculik 20 tahun silam pada Selasa, 18 Februari 2020, bersatu lagi dengan keluarganya setelah kepolisian mengungkap kasus penculikan ini. Al-Khanezi diculik oleh seorang perempuan yang mengambilnya dari ibunya ketika proses persalinan pada 1996.

    Dikutip dari english.alarabiya.net, saat penculikan terjadi, al-Khanezi baru tiga jam lahir ke dunia. Ibunya diketahui melahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak di Kota Dammam, Arab Saudi.

    Ilustrasi bayi. Pixabay.com

    Al-Khanezi rupanya satu dari dua bayi di rumah sakit itu yang diculik dari oleh pelaku yang sama pada 1990-an. Bayi laki-laki lain diculik pada 1999 dari ibu yang berbeda.

    Penculik yang identitasnya tidak dipublikasi, membesarkan kedua bayi laki-laki yang dia culik itu seperti anak sendiri. Dia mengatakan pada dua anak itu bahwa mereka lahir karena perzinahan. 

    Kepolisian melakukan investigasi atas bayi-bayi yang hilang ini, namun ketika itu belum membuahkan hasil. Dua bayi yang diculik itu sekarang sudah berumur 20-an.    

    Kasus ini terbongkar saat seorang perempuan Arab Saudi mencoba membuatkan kartu identitas (semacam KTP) untuk mereka. Kepolisian lalu melakukan tes DNA, dimana hasil yang keluar cukup mengejutkan. Yakni salah satu anak itu adalah Moussa al-Khanezi. 

    Mohammed al-Khanezi kakak biologis Moussa al-Khanezi, menceritakan ibu mereka mengizinkan seorang perempuan masuk ke kamar rumah sakit tempat ia dirawat karena perempuan itu meminta izin untuk memandikan bayinya. Namun yang terjadi, bayi itu malah diculik. 

    Mohammed al-Khanezi mengatakan keluarganya mencari Moussa al-Khanezi selama 20 tahun. Penculik yang sekarang berumur 50 tahun-an, mengatakan pada polisi bahwa dia menemukan dua bayi terlantar sekitar 20 tahun silam sehingga dia memutuskan untuk membesarkannya. Pelaku penculikan sekarang sudah ditahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.