Virus Corona Ditemukan di Mesir, Kasus Pertama di Afrika

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Interior Wuhan Sport Center yang dipenuhi ratusan ranjang, di Provinsi Hubei, Cina, 12 Februari 2020. Gedung olahraga ini disulap menjadi rumah sakit sementara untuk menampung pasien virus Corona. Xinhua/Xiao Yijiu

    Interior Wuhan Sport Center yang dipenuhi ratusan ranjang, di Provinsi Hubei, Cina, 12 Februari 2020. Gedung olahraga ini disulap menjadi rumah sakit sementara untuk menampung pasien virus Corona. Xinhua/Xiao Yijiu

    TEMPO.CO, Jakarta - Penularan virus Corona telah menjangkau benua Afrika setelah Mesir memastikan virus mematikan itu ditemukan untuk pertama kali.

    Juru bicara Kementerian Kesehatan Khaled Mugahed dalam pernyataannya pada hari Jumat, 14 Februari 2020 menjelaskan, kasus pertama virus Corona ditemukan pada warga asing, tanpa menunjukkan gejala serius.

    Menurut laporan Al Jazeera, petugas dapat memastikan kasus virus Corona itu berdasarkan program yang diterapkan pemerintah pada para pengunjung yang tiba di negara itu.

    Warga asing itu kini dirawat di rumah sakit dan diisolasi. Pemerintah Mesir tidak menjelaskan kewarganegaraan orang yang terinfeksi virus Corona itu dan dari mana dia masuk ke Mesir.

    Dengan temuan ini, Mesir menjadi negara pertama di benua Afrika yang dilaporkan terjangkit virus Corona.

    Badan Kesehatan Dunia, WHO telah mengeluarkan peringatan bahwa virus Corona atau COVID-19 merupakan ancaman besar bagi dunia.

    Sudah 1,500 orang tewas, sebagian besar di Cina dan hampir 65 ribu orang di berbagai negara terinfeksi virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.