PM Singapura Kirim Pesan Valentine untuk Pekerja Kesehatan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lee Hsien Loong. REUTERS/Edgar Su

    Lee Hsien Loong. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong tak luput menyampaikan pesan Valentine kepada warga Singapura di tengah ancaman wabah virus Corona.

    Melalui Facebook, Perdana Menteri Lee Hsien Loong berterima kasih kepada semua dokter, perawat, dan petugas layanan kesehatan karena merawat pasien mereka setiap hari, terutama selama wabah virus Corona.

    "Perhatian dan komitmen kalian yang penuh kasih membuat semua perbedaan," katanya, disertai foto catatan yang diunggah ke Facebook pada Jumat, dikutip dari The Straits Times, 14 Februari 2020.

    "Kami semua bersama kalian dan memberikan dukungan penuh pada kalian," tulis Lee.

    Lee Hsien Loong menambahkan dalam unggahannya bahwa kelompok ini melampaui kewajiban untuk menjaga kita semua aman dan sehat, dan untuk menjaga Singapura.

    Unggahan itu ditandai #BraveheartSG, sebuah gerakan yang mengundang orang untuk menulis catatan dukungan untuk staf medis garis depan dan berbagi foto mereka di media sosial dengan tagar tersebut.

    Mereka juga dapat mengirim foto melalui email ke braveheartsg2020@gmail.com

    Kelompok komunitas StandUp For.SG, yang mempelopori inisiatif ini, akan mencetak gambar-gambar ini dan mendistribusikannya kepada staf di lembaga kesehatan di seluruh Singapura mulai hari Jumat.

    The Straits Times melaporkan sembilan kasus virus Corona baru pada Jumat, di mana enam di antaranya terkait dengan Gereja Grace Assembly of God church.

    Gereja Grace Assembly of God church kini memiliki 13 pasien terkonfirmasi, dengan dua pasien pertama dites positif virus pada 11 Februari.

    Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan pada Jumat total kasus yang dikonfirmasi virus Corona di Singapura kini berjumlah 67 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.