Perkembangan Kasus Virus Corona di 9 Negara dan Wilayah

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, JakartaVirus corona atau COVID-19 telah menginfeksi 28 negara di seluruh dunia dengan jumlah kasus dan kematian terbanyak di Cina. Menurut informasi yang dimuat oleh worldometers, total pasien dengan kasus virus corona yang dikonfirmasi sudah lebih dari 64.000 kasus dan jumlah korban tewas menembus angka 1.400 pada Jumat, 14 Februari 2020. 

    Berikut negara-negara yang telah mengalami kasus positif virus corona dan negara yang berusaha mencegah masuknya virus mematikan itu.

    1. Cina

    Komisi kesehatan nasional di Cina mengatakan pada Kamis, 13 Februrari 2020 hingga akhir Rabu kemarin total kematian akibat virus corona mencapai 1.367, jumlah itu meningkat 254 angka dari hari sebelumnya. Sementara di seluruh Cina, sekitar 15.152 kasus baru dikonfirmasi dan menambah jumlah total kasus menjadi 59.805. 

    Sedangkan Provinsi Hubei menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus baru sebanyak 14.840 dan kematian bertambah menjadi 242. Angka tersebut merupakan pantauan terakhir pada Rabu, 12 Februari. Perkembangan pesat ini membuat wilayah sekitar meminimalisasi infeksi dan penyebaran dengan melakukan penutupan jalan dan menyegel kompleks perumahan seperti di Huanggang kota.

    1. Jepang

    Menteri kesehatan di Jepang pada Kamis, 13 Februari 2020 mengkonfirmasi kematian pertama di negaranya akibat virus corona, dimana seorang lansia, 80 tahun, meninggal karena virus corona.

    1. Filipina

    Pada 2 Februari 2020, seorang warga negara Cina, 44 tahun, yang sedang bepergian ke Filipina dinyatakan meninggal setelah positif terjangkit virus corona. Kasus ini menjadikan yang pertama di luar wilayah Cina daratan.

    1. Hong Kong

    Negara kedua setelah Filipina yang juga mengkonfirmasi kasus kematian akibat virus corona adalah Hong Kong. Seorang laki-laki, 39 tahun, meninggal setelah terjangkit penyakit ini. 

    Hong Kong memperpanjang masa libur sekolah setidaknya hingga 16 Maret 2020. Penyebaran virus corona juga telah mendorong pusat-pusat perbelanjaan di Hong Kong menawarkan diskon hingga sewa toko hingga 60 persen.

    1. Inggris

    Jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di Inggris meningkat menjadi sembilan dan melibatkan dua petugas kesehatan yang baru bepergian dari Singapura dan Cina. Adapun 1.349 dari total 1.358 orang dinyatakan negatif dalam pemeriksaan terkait virus di Inggris.

    1. Amerika Serikat

    Pejabat Amerika Serikat melaporkan 15 kasus virus corona pada Kamis, 13 Februari 2020. Pihaknya juga mengatakan pasien tersebut termasuk di antara mereka yang telah dievakuasi dari Wuhan, Cina, dan berada dalam karantina federal di pangkalan angkatan udara Lackland, San Antonio, Texas.

    1. Vietnam

    Negara ini telah mengkarantina sebuah komunitas yang terdiri dari 10 ribu orang di dekat Hanoi selama 20 hari. Hal ini bagian dari upaya mencegah penyebaran virus corona.

    1. Australia

    Negeri Kangguru melarang warga negara asing dari Cina daratan untuk memasuki wilayah negara itu hingga sepekan ke depan. Aturan itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

    1. Korea Utara

    Media di Korea Utara mengumumkan periode karantina akibat penyebaran virus corona diperpanjang menjadi 30 hari dan semua lembaga pemerintah serta WNA yang tinggal di Korea Utara diharapkan untuk mematuhinya tanpa syarat.

    SAFIRA ANDINI | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uang Djoko Tjandra untuk Gaya Hidup Jaksa Pinangki

    Tersangka kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari diduga menerima uang banyak untuk mengurus fatwa bebas Djoko Tjandra