Hadapi Virus Corona, Kedubes Cina Terima Kasih atas Dukungan RI

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Cina Xi Jinping saat pertemuan bilateral di sela KTT G20, Osaka, Jepang, 29 Juni 2019.[Biro Pers Kepresidenan RI]

    Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Cina Xi Jinping saat pertemuan bilateral di sela KTT G20, Osaka, Jepang, 29 Juni 2019.[Biro Pers Kepresidenan RI]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Cina untuk RI berterima kasih atas simpati dan dukungan masyarakat Indonesia kepada Cina dalam menghadapi wabah virus Corona COVID-19.

    Media sosial menjadi wadah menyampaikan simpati bagi warga Cina ribuan kilometer jauhnya. Baru-baru ini, seorang polisi Indonesia yang menyanyikan lagu-lagu bahasa Mandarin untuk menyemangati warga Kota Wuhan viral di internet. Yang lain juga merekam simpati mereka dalam berbagai bentuk, video, foto, tulisan, dan lainnya.

    "Banyak anggota kabinet, pejabat tinggi, dan anggota parlemen memberikan simpati, dukungan, keyakinan serta doanya kepada rakyat Cina melalui surat, telepon dan video," kata Kedubes Cina di Jakarta melalui siaran pers yang diterima Tempo pada 12 Februari 2020.

    "Ketulusan hati sejati dalam kesulitan ini telah sepenuhnya menunjukkan persahabatan tradisional yang saling membantu dan memperhatikan antara kedua negara dan rakyat kita. Kami sangat menghargainya dan mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya," sambung Kedubes Cina untuk RI.

    Kedutaan Besar Cina di Jakarta juga terus berkoordinasi dalam pengendalian virus dan evakuasi warga negara masing-masing, mengutip evakuasi 243 WNI di Provinsi Hubei dan pemulangan warga negara Cina di Indonesia. "Pihak Tiongkok akan terus berkomunikasi erat dengan pihak Indonesia, memperkuat kerja sama dalam pencegahan dan pengendalian wabah dan meminimalkan dampaknya bagi kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara," tulis Kedubes Cina.

    Presiden Xi Jinping pada Selasa malam juga telah menelepon Presiden RI Joko Widodo untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan Indonesia kepada Cina di tengah wabah.

    "Teman di kala susah adalah teman sejati," tegas Xi Jinping dalam pesan telepon Jokowi, menurut media resmi Partai Komunis Cina, People's Daily.

    Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 2 Februari 2020. Sebanyak 238 orang WNI dari Wuhan, tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna untuk menjalani observasi selama kurang lebih dua minggu guna memastikan kesehatannya dan terbebas dari virus corona. ANTARA

    Cina akan terus memperkuat kerja sama dalam pencegahan dan pengendalian epidemi dengan Indonesia dan negara-negara lain secara terbuka dan transparan, kata Xi, menekankan bahwa Cina akan terus merawat warga negara asing dengan baik, termasuk orang Indonesia di Cina dengan cara yang sama seperti merawat warganya sendiri.

    Dikutip dari Reuters, departemen propaganda Partai Komunis Cina pekan lalu memerintahkan media pemerintah untuk fokus pada pemulihan ekonomi, menurut seseorang dengan pengetahuan langsung tentang arahan itu, yang menolak disebutkan namanya.

    Media resmi Cina telah berusaha menyampaikan laporan yang menenangkan untuk menghindari kepanikan. Media resmi Partai Komunis Cina, People's Daily, dalam editorial Senin mendesak publik untuk menangani wabah virus Corona dengan suasana hati positif.

    Sejalan dengan Beijing, Kedubes Cina di Jakarta meyakinkan diri bahwa wabah dapat dikendalikan. Diketahui jumlah kasus infeksi di Cina daratan berangsur menurun, sementara pasien virus Corona yang sembuh terus meningkat.

    Dikutip dari South China Morning Post, menurut data Komisi Nasional Kesehatan Cina yang diperbarui pada 12 Februari, total 4.774 pasien virus Corona sembuh. Total ada 44.653 kasus di Cina daratan dengan 1.113 kematian. Dua kematian virus Corona COVID-19 di luar Cina daratan masing-masing terjadi di Hong Kong dan Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.