Media Iran: Perempuan Iran Meninggal Diduga karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja medis menggunakan pakaian pelindung saat berada di bangsal terisolasi pasien virus corona di sebuah rumah sakit di distrik Caidian, Wuhan, provinsi Hubei, Cina 6 Februari 2020. Sebagian besar korban meninggal akibat virus corona berasal dari Cina. China Daily via REUTERS

    Pekerja medis menggunakan pakaian pelindung saat berada di bangsal terisolasi pasien virus corona di sebuah rumah sakit di distrik Caidian, Wuhan, provinsi Hubei, Cina 6 Februari 2020. Sebagian besar korban meninggal akibat virus corona berasal dari Cina. China Daily via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan Iran meninggal di rumah sakit Teheran pada Senin dan diduga karena infeksi virus Corona.

    Surat kabar pemerintah IRAN melaporkan pada Rabu kematian perempuan berusia 63 tahun tersebut masih diselidiki, menurut Reuters, 12 Februari 2020.

    Namun, juru bicara kementerian kesehatan Iran, Kianush Jahanpour, membantah laporan tersebut. "Belum ada kasus virus Corona di Iran," katanya.

    Otoritas kesehatan Iran telah berulang kali mengatakan tidak ada kasus virus Corona yang dikonfirmasi di negara itu.

    Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki.[Tasnim News Agency]

    Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki, mengatakan perwakilan WHO sudah mengkonfirmasi tidak ada kasus virus Corona di Iran, menurut kantor berita Tasnim.

    Dalam komentar pada Senin, Namaki mengatakan para mahasiswa Iran yang terjebak di Kota Wuhan, Cina, telah dibawa kembali ke Iran dan dirawat di karantina.

    Namaki juga mencatat bahwa perwakilan WHO di Iran telah mengunjungi tempat karantina tempat para mahasiswa Iran yang berasal dari Cina dirawat, dan telah mengakui bahwa tidak ada satu kasus infeksi virus Corona yang dilaporkan di Iran.

    Perwakilan WHO juga memuji sistem kesehatan yang kuat di Iran dan telah sepenuhnya menyetujui kualitas metode karantina para mahasiswa, tambah menteri.

    Menurut Komisi Nasional Kesehatan Cina dalam laporan South China Morning Post pada Rabu, tercatat 44.643 kasus virus Corona di Cina daratan dengan total 45.172 kasus di seluruh dunia. Sejauh ini total ada 1.113 kematian virus Corona di Cina daratan, dua kematian lain masing-masing terjadi di Hong Kong dan Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.