Pasien Virus Corona di Kapal Pesiar Bertambah 39 Orang

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien yang terjangkit virus corona di Jepang pada Rabu, 11 Februari 2020, bertambah. Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato mengatakan ada tambahan 39 penumpang kapal pesiar Princess Diamond yang terbukti positif virus corona, termasuk salah satu petugas karantina di kapal itu. 

    "Dari 53 hasil tes terbaru (pada penumpang dan awak kapal), 39 orang positif terjangkit virus," ungkap Kato pada wartawan. 

    Dengan begitu, total pasien yang terjangkit virus corona menjadi 175 orang. Dari jumlah tersebut, 24 orang di antaranya adalah warga negara Amerika Serikat. 

    " Ada empat pasien yang sedang dalam kondisi serius hingga harus menggunakan ventilator dan berada di unit perawatan intensif," jelas Menteri Kesehatan itu.

    Petugas yang mengenakan alat pelindung memasuki kapal pesiar Diamond Princess di mana terdapat puluhan penumpang yang dinyatakan positif mengidap virus corona di Yokohama, selatan Tokyo, Jepang, 7 Februari. 2020. Sebelumnya dinyatakan bahwa 10 penumpang mengidap Virus Corona, dan kini telah bertambah menjadi 61 orang. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Kapal pesiar mewah Princess Diamond telah melakukan karantina sejak 3 Februari lalu setelah salah seorang penumpang laki-laki asal Hong Kong terbukti positif terjangkit virus saat berada dalam kapal. 

    Sekitar 3,700 penumpang termasuk 1,100 awak kapal akan tetap berada dalam kapal untuk melakukan karantina hingga 19 Februari mendatang atau dua pekan dari diberlakukan karantina. Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan pemeriksaan akan tetap dilaksanakan bagi mereka yang membutuhkan dan akan mengumumkan hasilnya kemudian.

    SAFIRA ANDINI | REUTERS | NYPOST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.