Diamond Princess Dikarantina Sepekan Lagi, Penumpang Gelisah

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Jepang mengestimasikan proses karantina kapal Diamond Princess akan berakhir pekan depan pada tanggal 19 Februari 2020. Hal tersebut untuk memastikan tidak ada satupun penumpang pembawa virus Corona yang lolos dari pemeriksaan petugas medis.

    "Kami memprediksi tidak akan ada kasus baru setelah tanggal tersebut," ujar Pemerintah Jepang sebagaimana dikutip dari situs Channel News Asia, Rabu, 12 Februari 2020.

    Sebagaimana telah diberitakan, kapal Diamond Princess sudah dikarantina selama sepekan terakhir di dermaga Yokohama, Jepang. Pemicunya adalah ditemukannya pasien virus Corona yang sempat menaiki kapal tersebut pada tanggal 1 Februari lalu. Walhasil, sejak tanggal 4 Februari, sebanyak 3700 penumpang terpaksa mendekam di dalam kapal untuk diperiksa kesehatannya.

    Sejauh ini, dari 3700 penumpang yang ada, pemeriksaan medis yang dilakukan belum ada separuhnya. Berdasarkan data yang dikutip dari Channel News Asia, petugas medis di kapal Diamond Princess baru memeriksa 492 orang. Dengan kata lain, jumlah penumpang yang terjangkit virus Corona di kapal Diamond Princess masih bisa bertambah.

    Perkembangan terbaru, petugas medis mendapati 38 penumpang plus satu petugas positif terjangkit virus Corona. Temuan baru tersebut menambah jumlah kasus virus Corona di dalam kapal Diamond Princess menjadi 175 kasus atau 4,72 persen dari total penumpang.

    Masih lamanya proses pemeriksaan di kapal Diamond Princess tak ayal membuat penumpang stress. Seorang penumpang asal Amerika bahkan sampai meminta Presiden Amerika Donald Trump untuk menyelamatkan mereka dari dalam kapal.

    "Kamu duduk di balkon dan hal yang kamu dengar hanyalah orang batuk," ujar salah satu penumpang asal Inggris, Sally Abel. "Ini tidak terasa seperti liburan, tetapi seperti relaksasi," ujarnya menambahkan.

    Hal senada diucapkan oleh Yardley Wong. Lewat Twitter, ia mengatakan bahwa banyak penumpang yang stress, tak terkecuali dirinya yang khawatir ia atau keluarganya akan ikut masuk ke dalam daftar pasien. "Kegelisahan meningkat," ujarnya.

    Menanggapi situasi di dalam kapal, kapten Diamond Princess berkata, "Situasi terus berkembang dan berbagai kebijakan diambil tiap harinya untuk memastikan kita mendapat penanganan kesehatan terbaik dari otoritas yang bertugas."

    Di luar kapal, angka kasus virus Corona masih bertambah. Perkembangan terbaru, jumlah kasus di seluruh dunia menjadi 45.171 kasus per hari ini. Jumlah korban meninggal virus Corona ada 1.115 orang, diikuti dengan jumlah pasien sembuh 4.771 orang.

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.