Kasus Virus Corona di Inggris Bertambah, Warga Mencoba Tenang

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi karantina di Inggris untuk warga yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Cina, pasca merebaknya wabah virus Corona. Daily Mail

    Lokasi karantina di Inggris untuk warga yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Cina, pasca merebaknya wabah virus Corona. Daily Mail

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga kota Brighton dan Hove di Inggris mencoba untuk tetap tenang dan waspada meski jumlah kasus virus Corona di sana meningkat. Per hari Senin kemarin, 10 Februari 2020, jumlah kasus virus Corona di keduanya bertambah menjadi lima orang. Adapun kasus terbaru diderita oleh staf pusat kesehatan County Oak.

    "Mengerikan ketika kamu menengok jendela dan melihat ada banyak orang menggunakan pakaian pelindung berkeliaran. Selama ini yang kami dengar adalah kasus virus Corona berada di Cina yang sangat-sangat jauh dari sini. Namun, ketika tiba-tiba hal itu ada di sekitarmu, hal itu menjadi terasa mengirikan," ujar Ben Swan, salah satu warga Brighton sebegaiaman dikutip dari The Guardian, Selasa, 11 Februari 2020.

    Hal senada disampaikan oleh Melanie Roberts yang tinggal tak jauh dari County Oak. Ia mengaku khawatir terhadap orang tua yang pergi berkunjung ke County Oak untuk berobat. Sebab, yang ia dengar, orang tua relatif lebih rentan terhadap virus Corona.

    "Keluarga saya relatif muda dan sehat sehingga saya tidak terlalu khawatir. Namun, saya kepikiran untuk orang tua. Apalagi, kejadian (virus Corona) itu mengambil lokasi di pusat kesehatan di mana orang sakit datang dan pergi tiap harinya," ujar roberts.

    Meski beberapa warga mencoba untuk tenang dan waspada, kasus virus Corona di Brighton dan Hove belum mempengaruhi aktivitas bisnis di sana secara signifikan. Di Hove, misalnya, pub Grenadier tetap buka dan beraktivitas seperti biasa meski Daily Mail mengabarkan salah satu pasien virus Corona berasal dari sana.

    Bahkan, pada hari Senin kemarin, Grenadier masih menggelar nonton bareng sepakbola. Meski begitu, petugas yang bekerja telah dipilih dari mereka yang tidak melakukan kontak dengan pasien virus Corona pada beberapa hari sebelumnya.

    "Kami mengikuti saran Public Health England yang menyampaikan bahwa resiko pengunjung dan staf tertular saat ini relatif kecil," ujar salah satu juru bicara Grenadier.

    Hingga berita ini ditulis, total kasus virus Corona di seluruh dunia telah mencapai 43.103 kasus yang sebagian besar berada di Cina. Selain itu, ada 1018 orang yang meninggal serta 4026 yang sembuh. Adapun total kasus virus Corona di Inggris adalah 8 kasus.

    ISTMAN MP | THE GUARDIAN | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.