Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kasus Penembakan di Thailand Salah Satu yang Terparah di Asean

image-gnews
Aksi Jakrapanth Thomma saat melakukan aksi penembakan brutal yang tertangkap kamera CCTV pusat perbelanjaan Terminal 21 pada Sabtu, 8 Februari 2020. Melansir dari Reuters, petugas akhirnya menembak mati pelaku pada Ahad, 9 Februari 2020 setelah memburu pelaku yang sempat bersembunyi di basement mal. REUTERS
Aksi Jakrapanth Thomma saat melakukan aksi penembakan brutal yang tertangkap kamera CCTV pusat perbelanjaan Terminal 21 pada Sabtu, 8 Februari 2020. Melansir dari Reuters, petugas akhirnya menembak mati pelaku pada Ahad, 9 Februari 2020 setelah memburu pelaku yang sempat bersembunyi di basement mal. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus penembakan puluhan pengunjung Terminal 21 Mall di Thailand, Sabtu kemarin, menambah daftar panjang kasus penembakan di Thailand. Thailand sendiri, menurut situs GunPolicy.Org, yang dikelola oleh University of Sydney, disebut sebagai salah satu negara dengan kasus penembakan terparah di Asia tenggara.

Berdasarkan data dari situs terkait, per tahun 2016, total ada 1729 kematian yang disebabkan oleh kasus penembakan di Thailand. Sementara itu, rata-rata jumlah korban meninggal akibat penembakan adalah 2,54 per 100.000 orang.

Dibandingkand dengan Indonesia, angka kasus penembakan di Thailand jauh lebih tinggi. Di periode yang sama, ada 1292 kasus penembakan di Indonesia yang menyebabkan kematian. Sementara itu, rata-rata angka kasus pembunuhan per 100.000 orang adalah 0,50.

Perbedaan angka tersebut semakin jauh ketika dibandingkan dengan Malaysia. Total kasus penembakan di Malaysia adalah 71 orang di tahun 2016. Adapun rata-rata angka kasus pembunuhan per 100.000 orangnya adalah 0,24.

Tingginya angka kasus penembakan di Thailand diyakini tak lepas dari mudahnya mendapatkan senjata api di sana. Mengutup situs Washington Post, untuk bisa memiliki senjata api di Thailand, yang dibutuhkan hanyalah alasan jelas, usia 20 tahun, dan tidak memiliki rekam jejak kriminal. Adapun yang masuk kategori alasan jelas untuk memiliki senjata api adalah untuk kepentingan berburu, kepentingan militer, dan pertahanan diri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam kasus penembakan di Terminal 21, yang dilakukan personil militer Jakrapanth Thomma (32), senjata yang dipakai adalah senjata-senjata yang biasa dipakai untuk keperluan militer. Salah satunya, berdasarkan keterangan di Washington Post, ada HK G3 rifle. Adapun senjata-senjata itu diambil Thomma dari kamp militer dalam perjalanannya ke Terminal 21.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apa alasan Thomma melakukan penembakan di Terminal 21 yang membunuh 20 orang dan melukai 42 orang. Selain itu, belum diketahui juga senjata apa saja yang Ia ambil karena Kepolisian masih melakukan pemeriksaan.

"Kami masih tidak tahu kenapa ia melakukannya. Sepertinya ia sakit jiwa," ujar jubir Kementerian Pertahanan Thailand, Kongcheep Tantrawanit, perihal penembakan di Thailand.

ISTMAN MP | GUNPOLICY.ORG | WASHINGTON POST

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dilecehkan, 80 Peserta Jambore Pramuka Dunia asal Korea Selatan Mundur

10 jam lalu

Seorang warga mengambil gambar lokasi perkemahan Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Buan, Korea Selatan, 4 Agustus 2023. REUTERS/Kim Hong-Ji
Dilecehkan, 80 Peserta Jambore Pramuka Dunia asal Korea Selatan Mundur

Sekelompok 80 pramuka dan pemimpin Korea Selatan mengatakan pada Minggu 6 Agutus 2023 bahwa mereka meninggalkan Jambore Pramuka Dunia Saemangeum 2023.


Hasil SEA V League 2023: Timnas Bola Voli Putri Indonesia Telan Kekalahan dari Thailand

2 hari lalu

Pebola voli putri Indonesia Wilda Siti Nurfadhilah (tengah) berusaha mengembalikan bola ke arah pebola voli Makau pada pertandingan grup A Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup 2023 di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Minggu (18/6/2023). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/YU.
Hasil SEA V League 2023: Timnas Bola Voli Putri Indonesia Telan Kekalahan dari Thailand

Timnas bola voli putri Indonesia menelan kekalahan dari Thailand tiga set langsung 24-26, 24-26, 20-25 pada pertandingan pembuka SEA V League 2023.


Parlemen Thailand Tunda Pemilihan PM, Koalisi Oposisi Pecah

3 hari lalu

Pita Limjaroenrat melambai ke kerumunan pada hari pemungutan suara untuk perdana menteri baru di parlemen, di Bangkok, Thailand, 13 Juli 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Parlemen Thailand Tunda Pemilihan PM, Koalisi Oposisi Pecah

Ketua parlemen Thailand Wan Muhamad Noor Matha mengumumkan pemungutan suara parlemen untuk perdana menteri berikutnya akan ditunda.


Serba Serbi Street Food, Kuliner Lokal Harga Relatif Terjangkau

3 hari lalu

Pengunjung memlih sate seafood yang dijual di Pusat Kuliner Pasar Lama Tangerang, 10 Juni 2022. Pusat Kuliner Pasar Lama Tangerang menyajikan berbagai street food yang dibanderol dari harga Rp. 10.000. TEMPO/Fajar Januarta
Serba Serbi Street Food, Kuliner Lokal Harga Relatif Terjangkau

Street food atau makanan jalanan, telah menjadi fenomena kuliner global yang sangat populer. Berkut serba-serbi adanya street food.


Gagal Bentuk Pemerintahan, Partai Pemenang Pemilu Thailand Keluar dari Aliansi

4 hari lalu

Pemimpin Partai Move Forward, Pita Limjaroenrat berbicara kepada media usai pertemuan dengan mitra koalisi di Bangkok, Thailand, 18 Mei 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Gagal Bentuk Pemerintahan, Partai Pemenang Pemilu Thailand Keluar dari Aliansi

Partai Move Forward, pemenang pemilu Thailand, tidak lagi menjadi bagian dari koalisi delapan partai yang ingin membentuk pemerintahan setelah pemilihan umum Mei.


Nilai Tukar Rupiah Terkendali, Sri Mulyani: Lebih Baik dari Filipina, India dan Thailand

5 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbincang Anggota Komisi XI DPR RI seusai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 12 Juni 2023. Rapat tersebut membahas pengantar rencana kerja anggaran (RKA) dan rencana kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Keuangan tahun 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Nilai Tukar Rupiah Terkendali, Sri Mulyani: Lebih Baik dari Filipina, India dan Thailand

Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih terkendali.


Satu WNI Terluka akibat Ledakan di Gudang Kembang Api Thailand

5 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri
Satu WNI Terluka akibat Ledakan di Gudang Kembang Api Thailand

Satu WNI terluka akibat ledakan di sebuah gudang petasan dan kembang api di daerah Sungai Kolok, selatan Thailand, belum lama ini.


Jalan-jalan ke Bangkok, Jangan Lupa Cicipi Enam Street Food Populer Ini

5 hari lalu

Street Food Bangkok, Thailand (Pixabay)
Jalan-jalan ke Bangkok, Jangan Lupa Cicipi Enam Street Food Populer Ini

Wisatawan banyak yang memburu jajanan pinggir jalan atau street food Bangkok karena rasanya yang enak dan harga terjangkau.


Aturan Parkir Devisa Hasil Ekspor, Ekonom: Sebaiknya Minimal USD 100 Ribu

7 hari lalu

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira usai diskusi mengenai hasil survei persepsi publik terhadap JETP di Jakarta, Rabu, 5 Juni 2023.  TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Aturan Parkir Devisa Hasil Ekspor, Ekonom: Sebaiknya Minimal USD 100 Ribu

Pemerintah mewajibkan eksportir sumber daya alam (SDA) dengan nilai ekspor minimal US$ 250 ribu per dokumen menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di sistem keuangan dalam negeri minimal tiga bulan.


Gudang Petasan Meledak di Thailand, 9 Tewas dan 115 Orang Terluka

7 hari lalu

Peserta menunduk dari serpihan ledakan petasan saat  Festival Phuket Vegetarian, di Thailand, 29 September 2014. Meski ada ritual melukai diri sendiri, namun peserta yang ikut tidak mengalami hal serius. (Piti A Sahakorn/LightRocket/Getty Images)
Gudang Petasan Meledak di Thailand, 9 Tewas dan 115 Orang Terluka

Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka ketika petasan yang disimpan di sebuah gudang meledak di Thailand selatan