Ini 7 Pabrik Otomotif yang Stop Beroperasi Karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara yang menunjukkan lalu lintas kendaraan di Jembatan Sungai Yangtze di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 27 Januari 2020. Hingga Senin (27/1) dilaporkan bahwa terdapat 1.291 kasus baru yang dipastikan sebagai pneumonia akibat virus Corona dan 24 kematian baru di Provinsi Hubei. Xinhua/Cheng Min

    Foto udara yang menunjukkan lalu lintas kendaraan di Jembatan Sungai Yangtze di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 27 Januari 2020. Hingga Senin (27/1) dilaporkan bahwa terdapat 1.291 kasus baru yang dipastikan sebagai pneumonia akibat virus Corona dan 24 kematian baru di Provinsi Hubei. Xinhua/Cheng Min

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus Corona berdampak besar ke berbagai hal, tak terkecuali operasional pabrik-pabrik otomotif. Karena wabah tersebut, tujuh pabrik otomotif di Asia berhenti beroperasi paling tidak untuk sepekan ke depan. Berikut nama dari beberapa pabrik tersebut yang sudah dikumpulkan Tempo per hari ini, Jumat, 7 Februari 2020.

    1. Fiat Chrysler
    Fiat Chrysler telah mengeluarkan pernyataan bahwa supplai suku cadang otomotif dari Cina untuk pabrik di Eropa akan terganggu selama kurang lebih dua hingga empat pekan.

    2. Ford Motor Co
    Perusahaan otomotif Amerika, Ford Motor, berencana untuk mengaktifkan kembali pabriknya di Chongqing dan Hangzhou pada tanggal 10 Februari 2020. Ford belum mengeluarkan estimasi dampak dari penghentian operasi pabrik-pabriknya di Cina.

    3. Honda
    Honda memastikan pabriknya di Wuhan akan kembali beroperasi pada tanggal 13 Februari 2020. Sejauh ini, kata Honda, belum ada dampak signifikan dari penghentian operasional pabrik di Wuhan.

    4. Hyundai
    Perusahaan otomotif Korea, Hyundai, belum memiliki tanggal pasti kapan pabriknya akan kembali beroperasi. Menurut serikat pekerja mereka, operasional pabrik diestimasikan akan berlanjut pada tanggal 11 atau 12 Februari 2020. Sebagai catatan, lokasi pabrik Hyundai berada di Korea Selatan, bukan di Cina.

    5. Nissan Motor
    Nissan berencana untuk mengaktifkan kembali pabriknya setelah tanggal 14 Februari 2020. Adapun operasional di Cina akan dilakukan bersama-sama dengan Dongfeng, perusahaan lokal.

    6. Peugeout Citroen
    Perusahaan otomotif asal Prancis, Peugeot Citroen, akan mengaktifkan kembali pabriknya usai 14 Februari 2020.

    7. Suzuki
    Suzuki belum menentukan kapan akan membuka kembali pabriknya di Cina. Selama virus Corona masih ditangani, mereka akan bergantung pada supplai suku cadang dari pabrik di negara-negara lain.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.